Home • News •
AS Lampui China Soal Kematian Pasien Virus Corona
Jakarta- China merupakan awal penyebaran virus corona (Vovid-19). Sejauh ini, China dala. kasus kematian pasien akibat virus corona tercatat 3.305 orang. Sedangkan, Amerika Serikat tercatat hingga Rabu, (1/4/2020) jumlah kematian pasien virus corona (Covid-19) mencapai 4.054 berdasarkan data Worldometers.
Dilansir dari Cnn Indonesia.com, kondisi ini menjadikan AS kini menjadi negara kasus virus corona tertinggi di dunia mengalahkan China. Per hari ini, AS tercatat memiliki 188.578 pasien corona yang tersebar di seluruh 50 negara bagian. Negara bagian New York memiliki kasus virus corona terbanyak di AS.
Selain AS, jumlah kematian akibat corona di Prancis juga terus melonjak melebihi China. Hingga hari ini, Prancis memiliki 52.128 kasus Covid-19 dengan 3.523 kematian.
-
Perlu Dibaca :
Merauke - Prajurit TNI dari Kodim 1707/Merauke yang tergabung dalam Satuan Tugas TNI Manunggal Membangun Desa (Satgas TMMD) ke-107 dibawah pimpinan...
Sementara itu, jumlah kasus corona di seluruh dunia telah mencapai 859.032 orang dengan 42.322 kematian. Sejauh ini sebanyak 178.101 pasien corona telah dinyatakan sembuh di seluruh dunia.
Italia dan Spanyol menjadi negara kedua dan ketiga dengan kasus corona terbanyak yang masing-masing mencapai 105.792 dan 95.923 kasus.
Meski memiliki jumlah kasus corona tertinggi tinggi, empat negara seperti AS, Italia, Spanyol, dan China juga memiliki tingkat kesembuhan yang lebih tinggi dari tingkat kematian.
-
Perlu Dibaca :
Jakarta - Pemerintah telah memutuskan bagi pelanggan listrik daya 450 VA dan 900 VA diberikan kompensasi pembayaran. Kebijakan pemerintah dilakukan,...
Per hari ini, sebanyak 7.251 pasien di AS, 15.729 pasien di Italia, 19.259 pasien di Spanyol, dan 75.052 orang di China telah dinyatakan sembuh dari virus corona.(Cnni/**)




Komentar Via Facebook :