Home Ragam Sosok

Bangun Sopo Marpadot Ajang Diskusi Petani Ala Pantun Banjarnahor

Lihat Foto
×
Bangun Sopo Marpadot Ajang Diskusi Petani Ala Pantun Banjarnahor

Humbahas - "Marpadot tu hamajuon'. Istilah kerap dijadikan status wakil rakyat asal Humbahas, Provinsi Sumatera Utara, Pantur Banjarnahor.

Istilah 'Marpadot tu hamajuon' sering terlontar  dari Pantur Banjarnahor tak hanya saat menyambangi para petani. Istilah itu juga kerap jadi sapaan teman kerja, kerabat bahkan kolega-koleganya.

Alhasil, istilah Marpadot Tu Hamajuan makin tren di masyarakat Kabupaten Humbang Hasundutan. Bahkan merambah di Provinsi Sumatera Utara, secara  khususnya dikawasan Tapanuli Raya.

Anggota Komisi B DPRD Sumut tersebut, Pantur Banjarnahor yang membidangi pertanian dan peternakan, selalu mendorong masyarakat agar tetap meningkatkan pertanian sevara khusus di kabupaten Humbahas.

Seiring dengan membuminya istilah "Marpadot tu Hamajuon" Pantur Banjarnahor bersama Relawan Sahabat Pantur (ReSaPan) muncul gagasan membangun tempat berdiskusi disebutlah "Sopo Marpadot" yang bertempat di Desa Parsingguran Dua, Kecamatan Pollung, Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatera Utara.

Dibangunnya 'Sopo Marpadot', Pantur Banjarnahor mengatakan, kelak dirinya tak asing lagi bagi warga sesama khususnya warga suku batak. Lantas, Pantur menjelaskan arti "Sopo Marpadot' yang dibangunnya.

Sopo yang bisa diartikan tempat menerima tamu serta tempat mengadakan pertemuan atau berkumpul di ruang terbuka. Sedangkan kata "Marpadot" diartikan sogot tu juma botari mulak (pekerja keras). Dari terjemahan diatas, "Sopo Marpadot" adalah sebuah wadah bagi orang orang pekerja keras (marpadot) untuk saling berdiskusi, bertukar pikiran, berbagi ilmu dan bagi-bagi pengalaman dari capaian usaha yang digelututinya.

"Sopo Marpadot  ini nantinya akan menjadi motivasi untuk maju melalui usaha kemandirian. Selain itu, Sopo Marpadot merupakan bagian dari orang yang siap keluar dari zona nyaman  Artinya, siap untuk didik dan ditempah menjadi pelopor kesuksesan melalui edukasi, pelatihan dan keterampilan dan pendidikan lainnya.

Pantur Banjarnahor mengakui, jika terbiasa hidup secara terorganisir,  terbiasa untuk hidup teratur.

 "Terbiasa hidup dengan disiplin dan jujur sudah tentu segala pengharapan dan rencana hidup kita akan berjalan dengan baik," tandasnya.

"Tindakan nyata dan bukan sebatas kata, adalah pelaksanaan ide, konsep, atau gagasan, kemudian mengubahnya menjadi sesuatu yang memberikan hasil nyata pula dan dapat memberikan perubahan di masa mendatang merupakan bagian dari Sopo Marpadot," ujar Pantur Banjarnahor.

Selain rasa optimis, disiplin diri yang tinggi juga merupakan satu faktor penting untuk dapat menggapai masa depan yang lebih baik dan itu akan kita dapatkan nantinya di "Sopo Marpadot".

Pantur Banjarnahor berharap dengan konsep marpadot, tak lagi menyia-nyiakan setiap kesempatan yang datang. 

"Karena waktu akan terus bergerak maju, selagi masih bisa ada baiknya kita ambil setiap kesempatan dan manfaatkan dengan sebaik-baiknya, kita ambil setiap peran untuk memajukan daerah kita Humbahas yang kita cintai," terangnya.

Menurut Pantur, Marpadot membutuhkan agar lebih fokus lagi, karena dalam berproses banyak hambatan dan rintangan serta tantangan yang kita hadapi.

"Sopo Marpadot" juga akan mengubah pradigma dan stigma yang terbangun oleh opini. Bagi kita, biarkan hasil karyamu menarik perhatian sekaligus menginspirasi orang-orang di sekitar kita.

Pantur berpesan dan sekaligus mengajak masyarakat untuk tetap semangat dalam mengembangkan pertanian.

"Menggapai kesuksesan memang butuh perjuangan dan pengorbanan. Sopo Marpadot nantinya akan menjadi solusi untuk tidak langsung menyerah,"Ucap Pantur Banjarbahor," ucapnya.

Program yang dilontarkan Pantur Banjarnahor disambut antusias warga. Adalah Jarotman Purba akrab disapa Pak Mekar kagum dan bangga atas terobosan anggota Fraksi PDI Perjuangan tersebut.

"Ketika diskusi dengan Pak Pantur di Sopo Marpadot tentang pertanian, saya pribadi termotivasi. Demikian halnya, saat resea, ajakan mari kita marpadot (bekerja keras) kerap ditekankan ke masyarakat agar kehidupan dan perekonimian masyarakat meningkat," kata Purba. (***/Jhon.S)


Komentar Via Facebook :