Danlanud Rsn, Gunakan Drone Secara Proporsional

Danlanud Rsn, Gunakan Drone Secara Proporsional

Pekanbaru – Pada zaman sekarang ini, perkembangan teknologi yang begitu pesat, telah berdampak pada dunia penerbangan dan budaya masyarakat, dimana sebagian masyarakat kurangnya pemahaman dalam menggunakan peralatan teknologi, seperti pengoperasian drone, oleh karena itu penggunaan drone tetap harus memiliki regulasi karena terkait masalah ruang privasasi dan frekuensi, maka gunakan drone itu secara proporsional.

Demikian yang dikatakan oleh Komandan Lanud Roesmin Nurjadin, Marsma TNI Ronny Irianto Moningka,S.T.,M.M., dalam sambutanya kepada 76 orang peserta Sertifikasi Basic Remote Pilot Cource Riau ke-2, yang digelar 2 hari dari tanggal 14 s.d.15 Desember 2019, bertempat di Ruang Rapat Arjuna Lanud Roesmin Nurjadin, Sabtu (14/12/19)

Selanjutnya Marsma TNI Ronny Moningka mengatakan, saya berharap dengan pelatihan basic remote pilot course riau ke- 2 ini, para pilot drone non komersial akan dapat memiliki pengetahuan dan kemampuan secara profesional dalam mendukung kemajuan dunia kedirgantaraan yang sesuai dengan aturan dan perundang-undangan yang berlaku.

“Oleh karena itu saya yakin, para peserta pelatihan yang telah memiliki sertifikasi nantinya, akan lebih paham dalam pengoperasian drone itu sendiri, dengan dibekali aeronautical knowledge dan kedepannya bisa menjadi penjuru, pembimbing ditempat tugas atau di daerahnya masing-masing, hal ini semata-mata tujuannya adalah untuk menegakan aturan keselamatan dan keamanan dalam dunia penerbangan,” kata Danlanud Rsn.

Ronny menambahkan, setelah pelatihan ini, kami berharap agar para peserta dapat mengimplementasikan dalam mendukung kegiatan-kegiatan publik, rekreasi, hobby dan sport yang bersifat positif, sehingga kita bersama-sama dapat membangun kedirgantaraan yang lebih konstruktif dan terkoordinir lagi.

Kemudian dalam sambutan Instruktur Latihan, Paban II/Puan Potdirda Spotdirga, Kolonel Pnb R. Agung Sasongkojati mengatakan, bahwa bagi yang telah menyelesaikan pelatihan ini, Dinas Potensi Dirgantara (Spotdirga) TNI Angkatan Udara AU melalui FASI akan memberikan lisensi sebagai tanda kemampuan mereka menerbangkan drone ataupun wahana aeromodelling sudah memenuhi faktor keamanan negara dan keselamatan penerbangan

“Ada dua macam lisensi yang dikeluarkan FASI untuk dua jenis pesawat tanpa awak kecil ini, yakni Basic Remote Pilot License (BRPL) dan Remote Pilot License (RPL), kami memberikan sertifikasi kepada para penerbang, khususnya penerbang remote pilot untuk rekreasi, hobi serta olahraga, tidak komersial,” ucap Kolonel Agung.

Kegiatan pembukaan sertifikasi Pilot Drone, terlebih dahulu diawali dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya, dan diakhiri dengan pembacaan doa dan foto bersama.

Turut hadir dalam acara tersebut, Kadisops Lanud Rsn Kolonel Pnb Jajang Setiawan,S.M., Kabinpotdirga Lanud RSN Letkol Kes Yulfiendri Yunus, Kasilambangja Lanud Rsn, Mayor Pnb Andri Setiawan,S.T.,M.M.,O.A.S., dan Kasiopslat Wing 6 Lanud Rsn, Mayor Pnb Putut Hanggiro. (Rls)

CATEGORIES
TAGS