Home Tapanuli Raya Taput

Darurat Togel di Tarutung, Ratusan Tandatangan Warnai Aksi Penolakan

Lihat Foto
×
Ratusan tandatangan di spanduk warnai aksi penolakan darurat togel di Tarutung. (Dok: SC)
Darurat Togel di Tarutung, Ratusan Tandatangan Warnai Aksi Penolakan

Ratusan tandatangan di spanduk warnai aksi penolakan darurat togel di Tarutung. (Dok: SC)

Tarutung - Kabar bisnis judi toto gelap (Togel) berbagai merek seperti Sedney, SGP dan HK kembali terpantau menjamur di wilayah hukum Polres Tapanuli Utara.

Bahkan saat ini sudah ada tiga (3) nama toke (Bandar) muncul dan bersaing mencari omzet. Ketiga bandar itu disebut sebut berisinial PS, PT dan SN.

Kurang jelas diketahaui jaringan bandar itu tidak dapat disentuh hukum. Namun demikian sejumlah pihak berharap bisnis togel ini mendapat perhatian serius dari aparat kepolisian.

"Kini persaingan rebutan omzet semakin ketat dan saling adu kuat deking," ujar salah seorang kordinator bandar di Tarutung saat dijumpai sejumlah wartawan. Dia juga mengakui kalau dirinya hanya pekerja dari salah satu bandar.

"Seperti biasalah lae, kita sebagai mitra responnya. Lagian saya hanya pekerjanya disini,"ujarnya seraya berharap omzet mereka bertahan.

"Sekarang sudah ada tiga bandar bermain disini lae. Dan ini baru kita mulai setelah sebelumnya sempat tutup," tandasnya.

Terpisah Kasi Humas Polres Taput AIPTU W Baringbing mengaku baru mengetahui issu tersebut.

"Terimakasih atas informasi yang disampaikan wartawan, semua ini akan kita berantas tanpa pandang bulu," ujar Baringbing melalui whatsappnya, Jumat, (3/5/2022)

Ia pun menghimbau masyarakat agar menghentikan segala kegiatan yang berbau judi.

"Hentikan segera segala kegiatan berbau judi sebelum tertangkap," tegasnya.

Spanduk Penolakan

Penolakan terhadap bisnis judi toto gelap (Togel) di wilayah Hukum Polres Taput terus bergulir.
Kali ini Jumat (3/6) sekelompok masyarakat pemerhati sosial dari berbagai profesi berbaur memajang kain putih sepanjang 30 meter di Jalan Dipenegoro kawasan Tanggul Aek Sigeaon Tarutung berisi tanda tangan tutup bisnis judi Togel.

Lamhot Silaban, Maju Simanungkalit antara laian pemerhati sosial masyarakat menyebutkan aksi yang mereka lakukan itu sebagi bentuk kritikanan terhadap Kepolisisan yang terkesan enggan tegas menutup segala bentuk perjudian di Taput.

Menurutnya bisnis perjudian ini sudah selayaknya mendapat perhatian serius mengingat sudah mencerminkan moralitas yang terdegrasi.

“Aksi ini, sopontan kami buat atas mengguritanya perilaku tidak wajar. Masak sampai terendus tiga nama bandar bersaing cari omset. Inikan mencermikan Taput Darurat Togel," terang Lamhot diamini Maju Simanungkalit.

Ditanya soal jumlah tandatangan yang mereka butuhkan dalam petisi itu, dengan tegas Lamhot menyebut sebanyak mungkin.

“Target, sebanyak banyaknya. Namun untuk saat ini masih mencapai ratusan tanda tangan,” terangnya.

Petisi tanda tangan yang mereka kumpul itu katanya akan diserahkan ke Kapolres Taput sebagai dukungan pihak Kepolisian melakukan tindakan tegas.

Dia juga menjelaskan bahwa pihaknya telah mengundang Kapolres setempat melalui Whatsapp untuk berkenan membubuhkan tanda tangan namun belum mendapat respon.

"Kita kirim undangan sama bapak Kapolres Taput melalui whatsapnya agar turut membubuhkan tanda tangan. Namun belum direspon beliau itu,"tandasnya.

Sebelumnya diberitakan judi toto gelap (Togel) berbagai merek seperti Sedney, SGP dan HK kembali terpantau menjamur di wilayah hukum Polres Tapanuli Utara.

Bahkan saat ini sudah ada tiga (3) nama toke (Bandar) muncul dan bersaing mencari omzet. Ketiga bandar itu disebut sebut berisinial PS, PT dan SN.

Kurang jelas diketahaui jaringan bandar itu tidak dapat disentuh hukum. Namun demikian sejumlah pihak berharap bisnis togel ini mendapat perhatian serius dari aparat kepolisian.

 


Komentar Via Facebook :

Berita Terkait :