Home • Ragam • Inforial

Dinkes Taja Penguatan Kordinasi Sistem Rujukan Terintegrasi Rumah Sakit

Lihat Foto
×
Agenda penandatangan kerjasama lintas sektor kordinasi sistem rujukan rumah sakit terintegrasi yang ditaja Dinas Kesehatan (Dinkes) Pekanbaru, Selasa, (6/9/2022).
Dinkes Taja Penguatan Kordinasi Sistem Rujukan Terintegrasi Rumah Sakit

Agenda penandatangan kerjasama lintas sektor kordinasi sistem rujukan rumah sakit terintegrasi yang ditaja Dinas Kesehatan (Dinkes) Pekanbaru, Selasa, (6/9/2022).

Pekanbaru - Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, taja pertemuan penguatan koordinasi Lintas Sektor Sistem Rujukan Terintegrasi (SISRUTE), di Pekanbaru, Selasa, (6/9/2022)

Acara tersebut langsung dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, dr Zaini Rizaldy Saragih, Kepala Puskesmas se-Kota Pekanbaru, Perwakilan Rumah Sakit swasta dan RSUD se-Kota Pekanbaru dan tamu undangan lainnya.

"Terkait perbaikan sistem rujukannya kedepan, sebagaimana kita tahu, selama ini sistem rujukan yang kita jalankan di Kota Pekanbaru belum memberikan hasil secara maksimal. Ketika kita membutuhkan suatu rujukan, Kadang-kadang kita sulit mengetahui apakah tujuan-tujuan rujukan tersebut memang mempunyai tempat atau fasilitas yang dibutuhkan," ujar Zaini kepada satelit.co, Selasa, (6/9/2022).

Ia menjelaskan, dengan adanya sistem Rujukan Terintegrasi ini, diharapkan seluruh data yang ada di seluruh rumah sakit di Kota Pekanbaru yang menjadi tempat tujuan rujukan.

"Bisa kita lihat diaplikasi tersebut sehingga siapun yang ingin merujuk nanti akan bisa memilih kemana tempat rujukannya," lanjut Zaini.

Zaini menambahkan, tujuannya agar masyarakat juga dapat terlayani dengan baik.Kalau selama ini masyarakat banyak mengeluh susah mendapatkan kamar misalnya,ataupun tempat tidur.

"Dengan adanya sistem rujukan ini ,Nantinya akan terbaca dimana RS mana yang memang  tempat tidur ataupun kamarnya itu kosong  sehingga bisa kita isi," tuturnya.

Selanjutnya, kata Zaini, untuk memaksimalkan sistem rujukan agar proses rujukan bisa cepat dan lebih singkat. Sehingga, pasien yang dirujuk bisa segera dilayani.

Selama ini, sebut Zaini,  ketika pasien merujuk ke salah satu RS ternyata kondisi penuh atau fasilitasnya tidak ada.

"Sehingga terpaksa harus pindah cari RS yang lain. Bolak-balik pindah ini tentunya akan memakan waktu termasuk juga membuat pasien itu tidak nyaman," imbuhnya.

Ia berharap, dengan adanya sistem rujukan ini, bisa akan lebih terpadu, terintegrasi sehingga harapannya hasilnya bisa maksimal

Ia membeberkan, alam agenda tersebut juga tahap awal dilakukan sosialisasi dan komitmen dari seluruh tumah sakit yang ada di Kota Pekanbaru untuk menerapkan sistem rujukan di masing-masing rumah sakitnya.

Langkah berikutnya, papar Zaini adalah penginputana di masing-masing rumah sakit yang disiapkan petugas khusus yang menginput data secara realtime.

"Saat kita membaca data yang tampil di dasboard tersebut adalah data keadaan kondisi sebenarnya," terangnya.

Ia menuturkan, seberapa canggih pun aplikasi ataupun program yang dibuat apabila tidak diikuti dengan benar, maka tentu hasilnya juga tidak akan benar.

"Tahapan berikutnya adalah penginputan kemudian  kita lakukan sosialisasi kepada seluruh masyarakat dan fasilitas kesehatan yang ada agar sistem rujukan terintegrasi ini bisa berjalan dengan baik," tutup Zaini.

Di tempat terpisah dr Fira Septianti Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru menegaskan, sistem rujukan terintegrasi ini adalah meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Ia menjelaskan, tujuan pertama adalah tentu mempermudah masyarakat untuk mendapatkan akses ke Rumah Sakit.baik dari Puskesmas, klinik selanjutnya diantar Rumah Sakit sehingga mereka lebih mendapatkan pelayanan kesehatan itu secara cepat tepat, dan bermutu.

"Jadi mereka tidak memerlukan waktu yang lama untuk mendapatkan pelayanan yang dibutuhkan sesuai dengan kondisi penyakit mereka," terang

Ia menuturkan, pihak Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru mengembangkan Forum Komunikasi antar fasilitas kesehatan,Sehat Pekanbaruku.

"Ini bagian dari inovasi kami untuk menjadi Forum Komunikasi  agar dapat memperbaiki sistem rujukan,Sehingga sistem rujukan di Pekanbaru ini terintegrasi antar semua fasilitas kesehatan," jelasnya.

Ia menambahkan, sistem rujukan sebelumnya sudah berjalan namun belum berbasis digital.

"Berbasis digital ini maksudnya, kalau bisa kita membuat rujukan itu sudah diiringi dengan data pasien dan sudah dapat menggambarkan kondisi si pasien. Kita bisa mengirim data pasien misalnya sudah dicek," ia mengakhiri.


Komentar Via Facebook :

Berita Terkait :