Home Serambi Riau Pekanbaru

Hak Jawab dan Permintaan Maaf Atas Pemberitaan Puluhan Miliar Hasil Hutan Desa Dibagi-bagi, Datuk Besar: Kenapa Digugat? 

Lihat Foto
×
Dok: Ist
Hak Jawab dan Permintaan Maaf Atas Pemberitaan Puluhan Miliar Hasil Hutan Desa Dibagi-bagi, Datuk Besar: Kenapa Digugat? 

Dok: Ist

Pekanbaru -  Pihak SPR Trada menyampaikan hak jawab terhadap pemberitaan Puluhan Miliar Hasil Hutan Desa Dibagi-bagi, Datuk Besar: Kenapa Digugat? ", yang diunggah 21 Februari 2025)

https://www.satelit.co/puluhan-miliar-hasil-hutan-desa-dibagi-bagi-datuk-besar-kenapa-digugat/

Hak jawab ini mengacu Surat Dewan Pers Nomor: 341/DP/K/IV/2025 tertanggal 30 April 2025 yang diterima satelit.co pada 1 Mei 2025 pukul 22.26 wib atas pengaduan Prestasi Praja, Desk Corsec, PT SPR Trada kepada Dewan Pers tentang pemberitaan Media Siber satelit.co dengan judul:

https://www.satelit.co/puluhan-miliar-hasil-hutan-desa-dibagi-bagi-datuk-besar-kenapa-digugat/

Hak Jawab Pihak PT. SPR Strada

Sehubungan dengan surat rekomendasi dari Dewan Pers Nomor: 341/DP/K/IV/2025 tertanggal 30 April 2025 atas pengaduan kami terhadap pemberitaan Satelit.co berjudul:
“Puluhan Miliar Hasil Hutan Desa Dibagi-bagi, Datuk Besar: Kenapa Digugat?” (diterbitkan pada 21 Februari 2025):

https://www.satelit.co/puluhan-miliar-hasil-hutan-desa-dibagi-bagi-datuk-besar-kenapa-digugat/https://www.satelit.co/puluhan-miliar-hasil-hutan-desa-dibagi-bagi-datuk-besar-kenapa-digugat/

Isi berita itu tidak benar, tidak diverifikasi, dan tidak berimbang. Satelit.co menyebut angka yang sangat spesifik, seperti dugaan keterlibatan Direktur PT. SPR Trada sebesar Rp10.8 miliar, tanpa konfirmasi dan verifikasi kepada kami sebagai pihak yang disebutkan secara eksplisit dalam berita tersebut. 

PT. SPR Trada senantiasa menjalankan kegiatan usahanya dengan prinsip transparansi, akuntabilitas, serta menghormati hukum dan adat yang berlaku termasuk dalam hal kerjasama yang melibatkan masyarakat lokal dan lembaga adat. 

Kami tidak pernah dikonfirmasi oleh jurnalis Satelit.co, sebelum dimuat, sehingga berita tidak memenuhi prinsip  jurnalistik yang adil dan berimbang (cover both side) sebagaimana diatur dalam kode etik jurnalistik dan Pedoman Pemberitaan Siber.

Kami menyanyangkan metode jurnalistik yang dilakukan dalam penulisan berita tersebut, yang tidak hanya merugikan nama baik perusahaan, tetapi juga berpotensi memunculkan opini publik yang keliru serta mengganggu hubungan harmonis antara institusi, pembaca dan masyarakat. 

Tanggapan dan Permintaan Maaf
Pihak satelit.co berupaya menjunjung akurasi dan keberimbangan sebuah berita, juga terbuka terhadap ralat, koreksi, dan hak jawab dari pihak yang merasa dirugikan dari pemberitaan yang ditayangkan berjudul:

https://www.satelit.co/puluhan-miliar-hasil-hutan-desa-dibagi-bagi-datuk-besarkenapa-digugat/?page=all9

Untuk itu, sebagai bentuk tanggung jawab terhadap ralat dan koreksi, satelit.co, menayangkan hak jawab dari PT. SPR Strada pada Jumat, (2/5/2025)

Selain itu, satelit.co secara terbuka meminta maaf kepada Bapak/Ibu  Prestasi Praja, Desk Corsec, PT SPR Trada, Direktur PT. SPR Trada, PT. SPR serta seluruh pihak terkait dan masyarakat serta para pembaca dari pemberitaan: 

https://www.satelit.co/puluhan-miliar-hasil-hutan-desa-dibagi-bagi-datuk-besar-kenapa-digugat/https://www.satelit.co/puluhan-miliar-hasil-hutan-desa-dibagi-bagi-datuk-besar-kenapa-digugat/ 

yang dinilai oleh Dewan Pers melanggar Kode Etik Jurnalistik dan Pedoman Pemberitaan Media Siber  (Red)
 


Komentar Via Facebook :