Home • News • Politik
Ekspos Balon Pilkada, Kade: Dua Priode Pimpinan DPRD Paham Apa Terjadi di Bengkalis
×
×
Pekanbaru - Bakal Calon Bupati Bengkalis Kaderismanto yang berpasangan dengan Iyet Bustami, gelar jumpa Pers dihadiri puluhan Awak Medai, di Kedai Kopi Tanjak, Jalan Soekarno-Hatta, Pekanbaru, Sabtu (22/08/2020).
Tampak hadir dalam gelar jumpa pers tersebut pengurus DPD PDIP propinsi Riau, pengurus DPW PKB dan para undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Kade panggilan akrab Kaderismanto mengatakan, pihaknya telah ditetapkan oleh DPP PDI Perjuangan Kaderismanto berpasangan dengan Iyet Bustami.
"Telah mendapat dukungan dan kepercayaan dari partai PDIP dan PKB untuk maju dalam pencalonan Bupati dan wakil Bupati Bengkalis. Dan, hari ini kita beritahukan secara resmi,' ujar Kade.
ia mengatakan, niat dan semangat maju pada pada pilkada Bengkalis tahun mendatang ini tentu tidak terlepas dari melihat kondisi ril Kabupaten Bengkalis yang pada akhir-akhir ini cukup memprihatinkan.
"APBD yang begitu besar tapi belum mampu menyentuh semua kepentingan dan kebutuhan dasar masyarakat. Oleh karena itu, kami niat dan bercita-cita untuk memang betul-betul memanfaatkan APBD. APBD yang begitu besar itu sebesar-besarnya akan digunakan untuk kepentingan masyarakat,' terang Kade.
"Saya sudah 2 priode di DPRD kabupaten Bengkalis sebagai wakil ketua DPRD . Dan, memafami betul tentang apa yang terjadi di kabupaten Bengkalis itu. Begitu banyak kebutuhan dasar masyarakat yang belum terselesaikan baik dibidang kesehatan, dibidang perumahan rakyat, dibidang infrastrukur, dibidang pendidikan, dibidang pariwisata begitu juga dibidang-bidang lain,; papar Kade.
Selain itu, sambung Kade, begitu banyak potensi-potensi daerah khususnya kabupaten Bengkalis yang belum tergalikan dan belum termanfaatkan dengan baik.
"Ppadahal, Bengkalis sebuah Kabupaten yang cukup kaya sumber daya alamnya. Yang ini memang tidak dapat dimanfaatkan sehingga sampai hari inipun pendapatan asli daerah kita itu masih dibawah daerah-daerah lain yang sebenarnya pendapatannya normal saja,' terang Kader.
Pun, Kade menargetkan, menggali potensi daerah sama seperti potensi dengan daerah-daerah lain yang berkembang cukup pesat.
"Sehingga, dapat kita membangun pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru bagi masyarakat kita. Dan,selanjutnya pendapatan daerah itu dapat kita berikan menjadi insentif yang pro rakyat mulai dari beberapa bidang yang saya sebutkan tadi," tandas Kader.
Tidak hanya itu, dibidang perumahan ujar Kader, masyarakat masih ada belum memiliki rumah walaupun sebenarnya pemerintah sudah melaksanakan program perumahan rakyat,perumahan layak huni namun belum tersentuh.
"Mengapa? Ada masyarakat kita yang betul-betul miskin jangankan untuk beli tanah. Untuk makan saja susah. Tapi program itu dibuat bagi masyarakat yang sudah punya tanah baru diberi bantuan rumah. Oleh karena itu, kita akan mengatasi atas keluhan masyarakat tersebut." janji Kade.
Persoalan kesehatan, singgung Kader, BPJS begitu berpolemik sehingga begitu banyak masyarakat ke rumah sakit sampai di rumah sakit ditolak. "Untuk itu kita akan menawarkan jamkesda daerah dan akan sinergikan dengan program dari pemerintah pusat,' kembali Kade menjanjikan.
Diaktakan Kader, dibidang pariwisata misalnya, Pulau Rupat beberapa waktu yang lalu sudah dikeluarkan oleh pemerintah pusat, Pulau Rupat ditetapkan sebagai kawasan strategis dan kawasan tradisional.
Lalu, ujar Kader, pihaknya juga sudah mengusulkan bahwa Rupat akan kita jadikan kawasan otonomi khusus pariwisata.
"Tapi sampai hari ini belum juga terlaksana dan itu menjadi bagian dari niat kita untuk mewujudkan cita-cita bersama kita. Kita harapkan ke depan kita mampu akan menambahkan pendapatan untuk daerah kita,dan dapat memberikan perubahan dalam pilkada 2020 ini," pungkas Kade. (Pung El Mandri/SV-01)


Komentar Via Facebook :