Kasus Dana Bansos Buluduri, Beredar Berita Acara Kesepakatan dengan Penerima Bansos
Dok: Illustrasi

Kasus Dana Bansos Buluduri, Beredar Berita Acara Kesepakatan dengan Penerima Bansos

Pekanbaru – Kasus pembagian bantuan tunai langsung dana desa (BLT DD) dan bantuan sosial (bansos) Dinas Sosial di Desa Bulu Duri, Kecamatan Lae Parira, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, rupanya merupakan hasil musyawarah dan disepakati oleh penerima Bansos dan dibuat berita acara.

Dalam berita acara itu, kesepakatan yang disetujui penerima BLT Dana Desa dan Banso dari Dinas Sosial. Kesepakatan itu diambil, supaya dibagikan merata mengingat masih banyak warga tidak terdaftar penerima BLT Dana Desa dan Bansos dari Dinsos tersebut.

Berikut berita acara kesepakatan itu digelar musyawarah pada Sabtu, 9 Mei 2020 sekira pukul 15.00 wib di Dusun I Bulu Duri, Kecamatan Lae Parira, Kabupaten Dairi.

Dalam daftar penerima BLT Dana Desa dan Bansos tampak hanya ada 67 (enam puluh tujuh) penerima bansos. Dalam daftar ada dua nama dicentang atas nama T. Sinaga dan S. Bakara.

Sumber media ini, sempat menyebutkan bahwa masyarakat yang akan penerima BLT Dana Desa dan Bansos Dinsos diperkirakan sebanyak 300-an kepala keluarga.

“Penerima diperkirakan 300-an, sedangkan penerima bansos hanya 70an,” ujar sumber tersebut, Rabu, (12/5/2020)

Tidak hanya bersedia dan setuju, para penerima siap bertanggungjawab jika dikemudian hari ada permasalahan bansos tersebut.

Seperti diberitakan sebelumnya, Satuan Reserse Kriminal (satreksrim) Polres Dairi Sumatera Utara bereaksi soal soal adanya dugaan penyimpangan bantuasn sosial tunai (BST) bersumber dari Kementerian Sosial RI. Dipimpin Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polres Dairi Sumatera Utara, AKP Rudianto Silalahi bersama Kanit Tipidkor Bripka Ganda Sembiring menjemput Istri Kepala Desa Buluduri boru Torus, Selasa (12/5/2020).

Pihak Satreskrim tidak.hanya menjemput Istri Kades, juga pihak yang terlibat dalam pengumpulan uang dari penerima BST dan pembagi-bagi  ke warga ikut digelandang.

Diperkirakan kurang lebih 6 orang dimasukkan ke mobil avanza milik Kades OS. Sedangkan, Kades OS menyusul menyambangi Polres Dairi untuk ikut dimintai keterangan. Pihak polisi membawa sejumlah dokumen didalamnya juga termasuk daftar nama penerima BLT.

Salah soerang korban, Togu Sinaga menjelaskan, dia dan rekan menerima uang Rp600 ribu di Kantor Pos Parongil. Entah kenapa, uang yang mereka terima konon katanya senilai Rp100 ribu. Sejauh ini, pihak Polres Dairi belum berhasil dimintai tanggapannya terkait perkembangan kasus Bansos Buluduri tersebut. (Red)

Berikut Berita Acara Musyawarah Kesepakatan BLT Dana Desa dan Bansos yang beredar;

Dalam rangka menindaklanjuti terkait bantuan dana langsung tunai dan desa (BLT-DD), maka kami Penerima Bansos Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) dan Penerima Dana Bansos Desa Bulu Duri Kecamatan Lae Parira Kabupaten Dairi Provinsi Sumatera -Utara pada hari ini :

Hari dan Tanggal : Sabtu, 09-05-2020
Waktu                    : 15.00 wib
Tempat                  : Bulu Duri, Dusun I.

Telah menyepakati beberapa kesepakatan berketetapan menjadi keputusan akhir dari musyawarah kesepakatan ini;

  1.  Bahwa kami penerima bantuan langsung tunai dana desa (BLT-DD) dan Penerima Bansos dari Dinas Sosial dan Penerima Bansos dari Dinas Sosial telah sepakat membagi-bagi rata kepada Masyarakat Bulu Duri yang tidak terdaftar.
  2. Bila nanti kemudian hari ada masalah atau pihak yang tidak terima dengan hasil kesepakatan ini, kami siap bertanggung jawab hasil kesepakatan ini.

Demikian berita acara musyawarah kesepakatan ini dibuat dan disahkan dengan penuh tanggungjawab dan akan dipergunakan sebagaimana mestinya.

Bulu Duri, 9 Mei 2020

Ttd Perwakilan Penerima BLT DD

Batara Sinaga

Perwakilan Dana Bansos

Eni Aritonang

Mengetahui BPD dan Tokoh Masyarakat

CATEGORIES
TAGS