Home Serambi Riau Pekanbaru

Korban Aniaya di Desa Buluduri Dairi: 2 Gigi Copot, Luka Mata Kiri dan Patang Tulang Rusuk, Pelaku Ditangkap?

Lihat Foto
×
Korban Aniaya di Desa Buluduri Dairi: 2 Gigi Copot, Luka Mata Kiri dan Patang Tulang Rusuk, Pelaku Ditangkap?

Pekanbaru - Korban penganiayaan F. Nainggolan (42) mengalami kehilangan 2 biji gigi dan patah tulang. Keganasan pelaku berinisial ALS terjadi pada 3 Februari 2026 lalu dimana saat korban sedang di warung kopi milik warga berinisial PS di Buluduri, Kecamatan Lae Parira, Kabupaten Dairi, Provinsi Sumatera Utara.

"F. Nainggolan (korban), saat itu berada di warung kopi milik PS. Yang dimana warung kopi ini sedang ramai pengunjung. Korban sedang mengobrol dengan pengunjung lain yang juga warga sekitar, secara tiba-tiba dari meja lain si pelaku berinisial ALS langsung memukuli korban secara membabi buta hingga tergeletak ke tanah," kata Ipar korban Noven Simamora.

Diterangkannya, atas keganasan pelaku, korban F. Nainggolan kehilangan dua gigi dan mengalami patah tulang rusuk.

"Laporan kami belum tahu perkembangannya. Padahal, kami melaporkan sudah hampir 2 minggu. Ipar kami bawa perobatan tradisional karena ada tulang rusuk patah," keluh Noven.

Saat dikonfirmasi, Kamis, (12/1/2026) pagi, Kapolsek Parongil Polres Dairi, Juni Putra Karo Sekali membenarkan kejadian tersebut.

"Bahwa benar telah terjadi tindak penganiayaan yang dilakukan berinsial ALM terhadap F. Nainggolan dan mengalami luka lebam diwajah dan mengalami patah gigi sebanyak 2 gigi," kata Kapolsek.

Ia melanjutkan setelah dilakukan penganiayaan terhadap Fernando Nainggolan, pelaku ALM melakukan penganiayaan terhadap orang tua kandung korban berinisial PS.

"Hingga saat ini orang tua pelaku belum membuat pengaduan resmi. Korban PS mengalami luka pada bagian mata sebelah kiri," ungkap Kapolsek.

Terhadap kasus penganiayaan di Desa Buluduri itu, lanjut Kapolsek, masih dalam proses penyelidikan dan sedang dilakukan wawancara terhadap saksi-saksi.

"Visum telah dikirim ke Puskesmas Parongil dan tinggal menunggu hasilnya. Penanganan perkara belum ada mengalami kendala," katanya.

Saat ditanya, apakah pelaku sudah ditahan, Kapolsek Juni Karo Sekali, belum merespon. Sumber media ini menyebutkan, pelaku baru saja ditangkap. (R-01).


 


Komentar Via Facebook :

Berita Terkait :