Home Parlement Watch

Legislator Riau "Pemalas Ngantor' Akan Diungkap RPW

Lihat Foto
×
Direktur Eksekutif Riau Parlement Watch (RPW) Mashuri Kurniawan. (Dok: SC)
Legislator Riau "Pemalas Ngantor

Direktur Eksekutif Riau Parlement Watch (RPW) Mashuri Kurniawan. (Dok: SC)

Pekanbaru - Direktur Eksekutif Riau Parlement Watch (RPW) Mashuri Kurniawan, mengapresiasi langkah yang dilakukan Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Riau, Ade Agus Hartanto dalam menertibkan anggota DPRD Riau yang jarang masuk kantor.

Dikatakan aktivis senior yang akrab disapa Wawan ini, kinerja dan tingkat kedisiplinan para anggota DPRD Riau saat ini begitu memprihatinkan, dan memang perlu ada inovasi.

"Dalam pengamatan RPW, tingkat disiplin dan kinerja anggota DPRD Riau saat ini begitu rendah. Ini tercermin dari tingkat kehadiran mereka di gedung rakyat itu. Dalam rapat paripurna dan rapat komisi, anggota yang hadir bisa dihitung dengan jari. Bagaimana mau menghasilkan kinerja yang bagus, jika untuk hadir saja malas," ujar pegiat LSM ini, Jumat (15/7/2022).

Berdasarkan catatan RPW, Wawan menambahkan, ada Anggota DPRD Riau yang usai dilantik, hingga saat ini tidak pernah muncul di gedung wakil rakyat itu. "Mestinya anggota DPRD yang seperti ini mendapat teguran keras dari partainya. Jika perlu partai menggantinya dengan kader yang lain," tegas Wawan.

Dikatakan Wawan, RPW dalam waktu dekat akan membeberkan siapa-siapa saja anggota DRPD Riau yang pemalas ini.

"Jangan berlindung dengan rapat yang bisa dilakukan melalui zoom. Bagaimana masyarakat dan daerah yang diwakili bisa berharap aspirasi mereka bisa diperjuangkan oleh wakil rakyat seperti ini. Masyarakat mestinya juga harus cerdas dalam menentukan pilihan mereka dalam Pemilu. Jangan pilih wakil rakyat yang pemalas seperti ini," tegas Wawan.

Sebagai lembaga yang konsen memperhatikan kinerja wakil rakyat di Provinsi Riau, Wawan mengatakan pihaknya akan terus memberikan edukasi kepada masyarakat untuk cerdas memilih.

"Kami akan terus memantau dan menyampaikan kepada masyarakat bagaimana kinerja wakil yang mereka pilih. Mereka dipilih untuk menjadi penyambung aspirasi masyarakat, dengan mendapatkan posisi yang terhormat. Bekerjalah sesuai kode etik dan tanggung jawab yang sudah diberikan kepada mereka," tutupnya.

Sebelumnya, Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Riau, Ade Agus Hartanto, mengungkapkan saat ini pihaknya tengah menindaklanjuti hasil kerja Panitia Khusus (Pansus) Kode Etik dan Tata Beracara.

Ade tak memungkiri, jika saat ini ada sejumlah Anggota DPRD Riau yang sudah lama tak masuk ke Kantor DPRD Riau. Namun, pihaknya belum bisa menegur karena yang bersangkutan selalu ikut rapat melalui virtual.

"Kita sudah siapkan surat edarannya, tinggal diparipurnakan saja, mungkin hari senin sudah bisa diedarkan. Kita berharap ini bisa membuat para anggota menjadi lebih rajin lagi," kata Ade.


Komentar Via Facebook :

Berita Terkait :