Home • Serambi Riau • Pekanbaru
Tiga Oknum Kades Jadi Tersangka Dugaan Pemerasan dan Barang Bukti Rp100 Juta
Kampar - Ulah oknum 3 (tiga) Kepala Desa (Kades) masih saja tindakan tak terpuji. Perilaku menghalalkan segala cara dengan dugaan pungutan liar dengan meminta uang dari pengusaha sebesar Rp100 juta.
Alhasil, Kepolisian Resor Kampar berhasil melakukan OTT (Operasi Tangkap Tangan) terhadap tiga oknum kepala desa dengan cara melakukan pemerasan kepada pengusaha, Jumat (3/4).
Dilansir dari antaranews.com, oknum kepala desa itu adalah PI (Kades Sari Galuh), LS (Kades Batang Batindih) dan MU (Kades nonaktif Desa Tambusai). Dalam penangkapan itu turut diamankan barang bukti berupa uang tunai Rp 100 juta, tiga cap stempel, selembar kwitansi tanda terima uang dan lima handphone.
-
Perlu Dibaca :
Pekanbaru - Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia Kota Pekanbaru Sekaligus Ketua Harian Masjid Paripurna Agung Ar-Rahman Kota Pekanbaru Prof. Dr. KH....
Kronologis kejadian ini berawal pada Selasa (31/3). Saat itu ketiga oknum Kades mendatangi lokasi proyek pembangunan kandang ayam milik PT Wilkon yang berada di Desa Sari Galuh, Kecamatan Tapung, Kebupaten Kampar.
Sesampainya di lokasi, mereka langsung menutup akses masuk dengan cara melintangkan dua mobil di depan pintu masuk proyek agar kegiatan proyek berhenti sehingga pimpinan proyek menemui para oknum kades itu. Diaharapkan dari pertemuan itu, para Kepala Desa ditunjuk sebagai pemasok material untuk pembangunan proyek tersebut.
Diketahui juga bahwa para Kepala Desa ini meminta uang sebesar Rp100 juta kepada pihak perusahaan sebagai uang koordinasi dengan tiga desa. Mereka juga mengancam perusahaan akan menghentikan proyek apabila tidak diberikan.
-
Perlu Dibaca :
Pekanbaru - Pangkalan TNI AU Roesmin Nurjadin operasikan 1 unit drone prayer untuk menyemprot disikfektan kebeberapa tempat ibadah di Kota Pekanbaru,...
Selanjutnya pada Kamis pagi (2/4), tersangka PI kembali berkomunikasi dengan perusahaan sambil kembali mengancam jika sampai sore ini uangnya tidak diserahkan, maka proyek pembangunan pabrik kandang ayam tersebut akan mereka tutup, akhirnya pihak perusahaan terpaksa menuruti keinginan para oknum Kades ini.
Aparat kepolisian mendapat informasi akan ada penyerahan uang sebesar Rp100 juta itu segera bergegas ke lokasi. Tim yang dipimpin Kasat Reskrim Polres Kampar AKP Fajri mendapati delapan orang di lokasi dan mendapati uang tunai sebesar Rp100 juta dan sejumlah bukti lainnya
Kedelapan orang tersebut beserta barang bukti diamankan petugas ke Polres Kampar untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Kapolres Kampar AKBP Mohammad Kholid melalui Kasat Reskrim AKP Fajri sesuai yang dilansir tribratanews mengatakan setelah dilakukan pemeriksaan dan klarifikasi di Polres Kampar, juga telah dilakukan Gelar Perkara di Ditreskrimsus Polda Riau.
Dengan bukti permulaan yang cukup, ditetapkan tiga oknum kades itu sebagai tersangka untuk dilakukan proses hukum selanjutnya. (Ant/**)




Komentar Via Facebook :