Pengkotbah: Rayakan Paskah, Bebaskan dari Perbudakan Dosa
Ibadah Paskah di Gereja POUK Eben Haezer Lanud Roesmin Nurjadin, Minggu (4/4/2021). (Dok: Ist)

Pengkotbah: Rayakan Paskah, Bebaskan dari Perbudakan Dosa

Pekanbaru – Paskah sudah di rayakan sejak perjanjian lama. Di dalam Perjanjian Lama, Paskah dirayakan untuk memperingati keluar nya bangsa Israel dari perbudakan di Mesir. Demikian juga dengan Paskah yang kita rayakan hari ini, kita dibebaskan dari perbudakan dosa atau keluarnya manusia dari perbudakan oleh karena Kristus. Sebagai anak-anak Tuhan yang dikasihi-Nya, hendaklah kita menerima kuasa kebangkitan Yesus.

Demikian yang dikatakan Pdt.Lasma Rohani Tambunan, S.Th sebagai pengkotbah pada ibadah Paskah, Nats Firman Tuhan dari Markus 16:9-28 dengan topik,”Kuasa Kebangkitan Yesus”, tempat di Gereja POUK Eben Haezer Lanud Roesmin Nurjadin, Minggu (4/4/2021).

Lebih lanjut Pdt. Lasma Rohani Tambunan, S.Th, mengatakan, bagaimana agar kita mengalami kuasa kebangkitan Yesus, pertama, percaya akan kebangkitanNya (ayat 9-13). Murid-murid Tuhan Yesus sangat sulit percaya akan kebangkitanNya. Sampai pada akhirnya Yesus menampakkan diri sendiri kepada para murid. Sebagai anak-anakNya, jangan kita ragu akan kebangkitanNya, kedua, jangan mempunyai hati yang degil (ayat 14) Dalam ayat yang ke-14 dikatakan, ketika Yesus menampakkan diri kepada murid lalu Dia mencela ketidakpercayaan dan kedegilan hati mereka. Yesus sangat benci kepada sifat para murid yang degil dan tidak mau percaya, namun Yesus tidak membenci murid-muridNya. Demikian juga dengan kita yang sudah menerima kuasa kebangkitan Yesus, kita boleh membenci dan tidak suka akan sifat seseorang tetapi jangan membenci orangnya. Jangan karena kita kecewa kepada manusia, sehingga merusak hubungan kita dengan Allah.

“Sedangkan ketiga, Tugas! Beritakanlah kuasa kebangkitan Yesus (ayat 15-18). Kita mempunyai tugas yang diberikan oleh Yesus yaitu dengan memberitakan Injil dan menjadi saksi Kristus. Karena itu hendaklah kita bisa menunjukkan teladan Kristus melalui kehidupan kita sehingga orang-orang bisa mengenal Dia melalui hidup kita. Biarlah setiap kita yang sudah menerima kuasa kebangkitan Yesus bisa menjalankan perintah yang sudah diberikan kepada setiap kita. Selamat Paskah. Amin,” ujar Pendeta.

Letkol Kes Novita Sinaga sebagai Liturgis ibadah Paskah mengatakan, Kristus bangkit kalahkan maut. Kebangkitan Kristus membawa harapan baru dan kita pun harus bangkit menjadi pribadi yang lebih baik, terlebih sebagai prajurit TNI AU yang harus senantiasa siap mendukung dan melaksanakan tugas dan tanggung jawab diberi. Ibadah Paskah dilaksanakan Pk 06.00wib pagi tersebut dihadiri personel Kristiani dan keluarga dengan penuh hikmat dan berjalan lancar. Usai Ibadah, jemaat melaksanakan jamuan kasih bersama dengan penuh sukacita Paskah. (**/SC-01)

CATEGORIES
TAGS