Home • Serambi Riau • Pekanbaru
Dampak Rasionalisasi, Kadis PUPR Pekanbaru Pastikan Semua Proyek Fisik Dihentikan, Kecuali....
Pekanbaru-Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pekanbaru kegiatan Dana Alokasi Khusus (DAK) dan kegiatan fisik bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) dirasionalisasikan.
"Sehingga kegiatan berupa fisik, semuanya dihentikan sesuai dengan surat edaran Menteri Keuangan. Kecuali, operasional pemeliharaan jalan, sumber daya air (SDA) dan Taman," ujar Kadis PUPR Kota Pekabaru, Indra Pomi melalui pesan whatsapp beberapa waktu lalu tepatnya 17 April 2020 lalu.
Tanggapan itu disampaikan Indra Pormi, terkait rasionalisasi anggaran dilakukan. Pun, Inda Pomi tak menampik anggaran pembangunan Islamic Center Kota Pekanbaru ikut dirasionalisasi anggaran.
-
Perlu Dibaca :
Pekanbaru-Hari Kartini telah ditetapkan dan jatuh pada 21 April dan diperingati setiap tahunnya. Memperingati hari lahirnya R.A. Kartini kali ini,...
Proyek Islamic Center?
Dikutip dari Sijoritaday.com,,Proyek pekerjaan gedung Islamic Center yang berada di komplek perkantoran Pemerintah Kota Pekanbaru anggaran sebesar 38.000.602.991
Proyek yang dikerjakan PT. Bahana Krida Nusantara, bagaimana realisasi kelanjutan proyek tahun anggaran 2020?
-
Perlu Dibaca :
Pekanbaru-Warga Palas, Rumbai, Pekanbaru, Normal Simanungkalit (50) tak menyangka dirinya dituduh menerima atau memindahkan barang illegal menjadi...
Kepala Dinas (Kadis) Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Pekanbaru, Indra Pomi Nasution pembangunan proyek gedung ini belum selesai dan akan dilanjutkan kembali pada tahun 2020.
“Perlu kami sampaikan, proyek tersebut bukanlah proyek mangkrak, dan juga belum selesai. Pembangunannya akan dilanjutkan kembali ditahun 2020 ini melalui proses pelelangan lebih dahulu,” kata Indra Pomi Nasution dikutip dari Sijoritoday, (20/2/2020)
Masih dalam dalam berita online tersebut, memuat bahwa terkait anggaran pada tahun anggaran 2019 pembangunan gedung tersebut dilaksanakan oleh PT. Bahana Krida Nusantara dengan nilai kontrak Rp. 38.000.602. 991.
Konon kabarnya, proyek pembangunan Islamic Center diperkirakan menelan anggaran sebesar Rp80 miliar.
“Pembangunan ini akan dianggarkan setiap tahunnya, dan pada tahun 2020 ini dianggarkan lagi sebesar Rp 30 M. Proyek pembangunan gedung Islamic Center ini, bukan proyek multi years atau tahun jamak,” ungkap Indra.
Menarik ditunggu, apakah dampak pandemi Covid-19, proyek Islamic Center ikut juga rasionalasiasi atau tidak dirasionalisasi?. (SC01)




Komentar Via Facebook :