RSUD Arifin Achmad Siapkan Layanan Terbaik untuk Penderita Kanker
DR. dr. Effif Syofra Tripriadi, SpB(K)Onk : 

RSUD Arifin Achmad Siapkan Layanan Terbaik untuk Penderita Kanker

ESCO – Pelayanan Kanker Terpadu merupakan salah satu program unggulan di Rumah Sakit Umum Dae­rah (RSUD) Arifin Achmad Provinsi Riau. Program unggulan RSUD Arifin Acmad telah menyiapkan layanan terbaik yaitu dengan mempersiapkan peralatan yang canggih dan tenaga medis yang ahli dibidang penyakit kanker atau spesialis onkologi bagi masyarakat Riau.

Adalah dokter DR. dr. Effif Syofra Tripriadi, SpB(K) Onk. Dokter yang telah mengabdi selama 17 (tujuh belas tahun) di RSUD Arifin Achmad ini mengungkapkan, pelayanan Kanker Terpadu merupakan salah satu upaya dalam membantu pasien pengidap kan­ker .

 

“Saya sudah sejak 2006. Sampai sekarang sudah ada tiga dokter bedah kanker. Bahkan kita sudah menyi­apkan dua orang lagi dokter bedah dalam waktu dekat ini. Dan kita juga ingin memperbanyak dokter bedah, karena makin lama, pasien kanker ini ma­kin me­ningkat,” terang bapak dari tiga anak ini.

Sejauh ini frekuensi pasien kan­ker di Provinsi Riau semakin meningkat, dan rata rata pasien yang datang itu penderita kanker payudara dan serviks.

“Frekuensi pasien kanker yang ditangani makin lama makin me­ningkat. Paling banyak itu kan­ker payudara,” ungkapnya.

Namun, disayangkan, tingkat kesadaran dari pasien kanker untuk berobat masih bisa tergolong rendah. Pasien Kanker yang datang ke RSUD Arifin Achmad ini, kata Dokter spesialis Onkologi ini, menyayangkan, kebanyakan pasien sudah dalam kondisi stadium tinggi.

dr. Effif tak menampik, masya­rakat maupun pasien masih terpengaruh kepercayaan terhadap tahayul dan pengobatan diluar medis, penyebab keterlambatan pasien untuk berobat.

“Sangat disayangkan banyak penderita kanker yang terlambat datang untuk berobat, jadi ka­lau sudah stadium tinggi, maka prognosis dan angka kesembuhan itu semakin kecil. Karena ma­syarakat masih ba­nyak percaya tahayul, altenatif, informasi herbal yang banyak berkembang di ma­syarakat sekarang ini, bagi kita yang menge­tahui, adalah tugas kita untuk memberikan informasi kepada mereka,” ungkap dokter Effif.

Menurut Effif, kekhawatiran di masyarakat tentang mahalnya biaya berobat juga menjadi catatan pen­ting.  Maka, dengan munculnya program BPJS dari Pemerintah, sangat membantu masyarakat.

“Dan lagi, ketakutan masyara­kat tentang operasi bedah atau yang lain, itu yang menyebabkan penderi­ta kanker terlambat untuk berobat. Apalagi takut akan biaya, sekarangkan sudah ada BPJS dari pemerintah. Kita harus manfaatkan itu,” terangnya.

Dokter yang pernah bertugas di Pelalawan ini juga menambahkan, pentingnya deteksi dini dari pasien kanker. Dan me­nganjurkan kepada masyarakat untuk menjalani hidup sehat, karena ini salah satu cara agar terhindar dari penyakit kanker.

“Deteksi dini, itu paling penting. Jaga  pola makanan. Dan hindari gaya hidup yang bisa berdampak buruk bagi kesehatan,” tutupnya. (MedikAA)

CATEGORIES
TAGS