Home • Serambi Riau • Pekanbaru
Sambangi Pendemo, Pimpinan DPRD Riau Disambut Riuh Pendemo Mahasiswa
Pekanbaru - Ribuan mahasiswa demo yang tergabung BEM Se-Riau melakukan aksi damai di gedung DPRD Riau. Aksi damai mahasiswa Universitas Riau (Unri) diawali dari kampus Jalan Pattimura bergerak menuju gedung wakil rakyat di Jalan Sudirman, Pekanbaru, Provinsi Riau, Senin, (1/9/2025).
Aksi demo mahasiswa tergabung BEM se - Riau, disusul mahasiswa dari Universitas Mahasiswa (Umri) dan Universitas Islam Riau (UIR) dan sejumlah kampus lainnya. Pantauan dilapangan, para pendemo tiba di gedung DPRD Riau, sekira pukul 11.30 wib, disambut kawat berduri terbentang di pintu masuk dan keluar gedung tersebut.
Mahasiswa saat orator menyindir kedatangan aksi damai disambut dengan kawat duri. Sehingga, suasana sempat memanas dan menarik kawat duri dipinggirkan ke tepi bahu jalan. Aksi membuang kawat disambut gemuruh dengan ucapan hidup mahasiswa.
-
Perlu Dibaca :
Pekanbaru - Tampaknya siswa-siswi SMA Negeri 17, bakal tak merasakan "megahnya" gedung hingga menamatkan sekolahnya di sekolah...
"Kawan-kawan, kita disambut kawat duri," ujar orator memantik semangat mahasiswa yang didominasi dari Universitas Riau itu.
Tak selang lama, mahasiswa Umri tiba di gedung DPRD Riau langsung menuju pintu keluar gedung DPRD Riau.
Sang orator menyampaikan orasinya hampir sama tuntutannya dengan rekan mahasiswa dari Universitas Riau, agar anggota peka terhadap kondisi rakyat.
-
Perlu Dibaca :
Pekanbaru - Tak kunjung penyelesaian kasus ganti rugi lahan tol yang dikonsyniasi dan tertahan atas nama Mastarina Simanjorang, Pengadilan Tinggi...
Pun, tak berselang lama massa mahasiwa dari Universitas Islam Riau (UIR) tiba di gedung DPRD Riau.
Masih banyak massa mahasiswa yang berdatangan jumlah cukup besar. Sehingga secara kasat mata, bisa diperkirakan ribuan mahasiswa memadati depan gedung DPRD Riau tersebut.
Sebelum kedatangan mahasiswa kampus lain tiba di DPRD Riau, mahasiswa Unri dalam orator, meminta agar pimpinan DPRD Riau menemui pendemo mahasiswa.
Berungkali, orator menyampaikan agar pimpinan DPRD Riau keluar dari gedung menemui massa mahasiswa tersebut. Suasana makin panas, pihak aparat didalam pagar menyuarakan bahwa pimpinan DPRD Riau akan menemui mahasiswa.
Tak lama kemudian, tampak dari jauh Ketua DPRD Riau, Kaderismanti dan Wakil Ketua DPRD Riau, Parisman turun dari tangga luar gedung DPRD Riau.
Saat tiba di dalam pintu pagar, terdengar suara menyapa mahasiswa yang ada diluar pagar gedung. Sapaan itu, dibalas teriakan mahasiswa. Teriakan ribuan mahasiswa, membuat pimpinan DPRD Riau keluar bukan dari pagar tertutup melainkan dari sisi pagar.
Lantas, mahasiswa meminta pimpinan dewan dikawal Kapolres Pekanbaru naik ke kendaraan sound system dimana para kordinator berorasi. Pengeras suara tak langsung ke pimpinan DPRD Riau. Namun, mahasiswa menyampaikan yel-yel dan lagu sindiran sehingga Kaderismanto dan Ihwan Parisman tampak sabar menunggunya.
Giliran pimpinan DPRD Riau diberi kesempatan merespon aksi demo mahasiswa, malah Kaderismanto sepanjang berbicara 'nyaris' tak terdengar apa yang disampaikannya.
"Kawan-kawan mahasiswa kami sudah mendengar aspirasinya. Tuntutan kawan-kawan sudah kita dengar bahwa telah dikomunikasikan dengan pihak Polda Metro Jaya," ujar Kaderismanto semakin gemuruh suara mahasiswa.
Hingga berakhir kata sambutan, riuhan gemuruh mahasiswa hampir menutupi apa yang disampaikan Ketua DPRD Riau tersebut.
Seperti diketahui, aktivis mahasiswa Universitas Riau (Unri), Khariq Anwar, ditangkap aparat Polda Metro Jaya di Terminal I Bandara Soekarno-Hatta, Jumat (29/8/2025) pagi, telah menjadi dan ditahan.
Salah satu tuntutan pendemo mahasiswa Unri, menyampaikan agar rekan mereka yang ditahan agar dibebaskan.
Setelah menyampaikan tuntutannya, mahasiswa berangsur-angsur pulang dan membubarkan diri dengan menunjukkan aksi simpatik tertib dan damai. (R-01)




Komentar Via Facebook :