Solusi dari APM, Antrean Pendaftaran Hanya 5 Menit
Gubernur Riau H Syamsuar meninjau mesin anjungan pendartaran mandiri (APM) di RSUD Arifin Achmad. (Dok:Ist)

Solusi dari APM, Antrean Pendaftaran Hanya 5 Menit

ESCO – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau beberapa waktu yang lalu telah me-­launching sekaligus uji coba sebuah inovasi baru dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat melalui Anju­ngan Pendaftaran Mandiri (APM).

Anjungan Pendaftaran Mandiri ini merupakan sebuah mesin berbentuk seperti ATM yang memungkinkan pasien umum maupun pasien BPJS yang telah terdata (pernah berobat di RSUD Arifin Achmad sebelum­nya) untuk melakukan pendaftaran dan menerima Surat Elegibilitas Pasien (SEP) tanpa harus melewati loket pendaftaran.

Dengan adanya APM ini diharapkan bisa memangkas antrean pendaftaran yang biasanya 1 hingga 2 jam hingga menjadi 5 menit. Launching ini sekaligus uji coba yang dipimpin langsung oleh Direktur RSUD Arifin Achmad dr. H. Nuzelly Husnedi, MARS beserta jajaran dan disaksikan langsung Ketua Dewan Pengawas RSUD Arifin Achmad Prof. Dr. H. Muchtar Ahmad, M.Sc di ruang tunggu pendaftaran.

Pada kesempatan tersebut Ketua Dewan Pengawas dalam sambutannya berpesan agar inovasi seperti ini harus terus dilakukan sebagai bentuk pembenahan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Dalam hal ini Direktur menyampaikan saat ini ujicoba dilakukan terhadap 4 mesin APM sekaligus yang berlokasi di Ruang tunggu pendaftaran. Namun, dalam 2 minggu kedepan akan ditambah 4 APM lagi. Dalam pengembangan kedepannya, tidak menutup kemungkinan pasien akan bisa mendaftar dari rumah.

Selain itu, Direktur menambahkan saat ini RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau sedang melakukan pengembangan inovasi untuk me­ngurangi antrean di apotek yaitu pasien dapat me­ninggalkan nomor HP, apabila obat telah se­lesai pasien akan menerima pesan singkat untuk membayar dan mengambil obatnya.

Direktur juga menekankan bahwa semua ini tidak terlepas dari komitmen Pemerintah Provinsi Riau dalam membenahi pelayanan publik khususnya di rumah sakit. Oleh karena itu, peran masyarakat sangat diharapkan dan mempersilahkan mengkritik guna upaya perbaikan pelayanan khususnya tentang inovasi APM yang sedang di uji coba ini.(MedikAA)

CATEGORIES
TAGS