Home • Serambi Riau • Pekanbaru
Tak Ada Tanda TPS, Sampah Rumah Tangga Menumpuk di Pinggir Jalan Air Hitam
Pekanbaru - Pemandangan tak sedap ketika melintas di Jalan Air Hitam, Kelurahan Sungai Sibam, Kecamaran Bina Widya, Kota Pekanbaru. Sampah rumah tangga tampak menumpuk dan tercium aroma busuk. Konon, kabarnya sampah rumah tangga itu, kerap tampak menumpuk di pagi hari. Ironisnya, dilokasi sampah menumpuk tersebut, tak ada tanda tempat pembuangan sementara (TPS).
"Setiap pagi sudah menumpuh. Entah dari mana sampah datangnya. Tiba-tiba, sampah terkadang setiap pagi sudah menumpuk," ujar pedagang di Jalan Air Hitam, enggan disebutkan namanya kepada awak media ini, Kamis, (12/11/2021) pagi.
Dikatakan dia, sampah rumah tangga yang menumpuk itu diduga karena aktivitas pengangkutan tidak lancar. Ironisnya, sampah menumpuk kerap menghiasi di pagi hari setiap melintas Jalan Air Hitam tersebut.
-
Perlu Dibaca :
Pekanbaru - Diterpa isu tak sedap diperlakukan istimewa di Lapas Perempuan Bindanak, 2 (dua) tahanan Kejaksaan Negeri Pekanbaru, Meriani Xu dan...
"Saya juga bingung. Koq, ada tempat pembuangan sampah sementara di pinggir jalan air hitam," ucap dia balik bertanya.
Tak lama menunggu, ada pengendara melintas sembari membuang sampah di lokasi tersebut,
"Saya buang sendiri aja. Kalau menunggu petugas pengangkut sampah, bisa lama datangnya," dalih pengendara saat dilokasi ditemui dan ia pun langsung buru-buru pergi.
-
Perlu Dibaca :
Pekanbaru - Sebanyak 5 (lima) tiang listrik milik PT. Perusahaan Listrik Negara (PLN), tumbang di daerah di Jalan Arengka 2, Kota Pekanbaru....
Pantauan awak media ini, penumpukkan sampah rumah tangga kerap terjadi menumpuk dipinggir Jalan Air Hitam tersebut. Padahal, tak ada area lokasi tempat pembuangan sementara di pinggir Jalan Air Hitam tersebut. Tak ayal, aroma bau busuk tercium, setiap melintas.ketika sampah sudah menumpuk.
Dimintai tanggapannya perihal tersebut, Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Pekanbaru, Hendra Afriadi belum memberi tanggapan, ketika dihubungi ke nomor telepon selularnya di nomor +62 823-8476-6xxx, meski aktif akan tetapi tak direspon. Demikian halnya, konfirmasi dilayangkan via pesan elektronik whatsapp, Kamis, (11/11/2021), hingga berita ini diturunkan, Plt Kadis DLHK Hendra Afriadi belum juga membalasnya. (SC-01).




Komentar Via Facebook :