Home • Serambi Jakarta •
Wamendes Budi Arie: Data Bansos DKI Paling 'Ngawur'
Jakarta - Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Wamendes PDTT) Budi Arie Setiadi menyebut Provinsi DKI Jakarta adalah provinsi paling kacau dalam hal Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) untuk penerima Bantuan Sosial.
Hal ini diketahui setelah terjadi wabah Virus Corona, dimana pemerintah pusat dan pemerintah deerah mencoba untuk saling bersinergi memberi bantuan kepada warga yang memang membutuhkan bantuan demi menyambung hidup di tengah pandemi ini."Yang paling ngawur itu data Provinsi Jakarta. Nah itu memang datanya kacau sekali," kata Budi Arie saat melakukan siaran langsung di Facebook Migran Care, Selasa (12/5).
Budi Arie yang juga merupakan Ketua Umum Relawan Projo mengakui, selama ini persoalan data penerima bantuan sosial yang dimiliki pemangku kebijakan, baik di tingkat daerah maupun pusat memang perlu perbaikan. Data, kata Budi Arie memang harus segera direvisi lantaran sejak 2011 lalu data-data ini memang belum diperbaiki.
-
Perlu Dibaca :
Jakarta - Komando Gabungan Wilayah I kembali mempersiapkan sarana dan prasarana (sarpras) bagi kedatangan WNI rombongan Tabligh dari Bangladesh...
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, pihaknya tidak akan mendahului Kementerian Sosial dalam mengumumkan data penerima bantuan sosial tahap kedua di Jakarta.
Menurut Anies, saat ini Pemerintah Provinsi DKI Jakarta masih terus menyempurnakan data penerima bansos tahap kedua. Pihaknya telah mengirimkan data penerima bansos ke pihak RT dan RW untuk diverifikasi ulang di lapangan. (***)
Sumber: Cnn Indonesia
-
Perlu Dibaca :
Jakarta - Tentara Nasional Indonesia (TNI) mengirimkan bantuan kemanusiaan sebanyak 12,9 ton berupa bahan-bahan makanan dan minuman serta beberapa...




Komentar Via Facebook :