Home • News •
WHO Sebut Wabah Pandemi Virus Corona Belum Berakhir
Jakarta - Jumlah kematian akibat pandemi virus corona telah melewati setengah juta orang. Wabah virus corona belum ada tanda berakir seiring masih ada kasus-kasus baru bertambah. Pernyataan itu disampaikan Dirjen Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus menyikapi semua pihak.menginginkan virus corona atau covid-19 segera berakhir.
"Walaupun bayak negara telah mengalami kemajuan, secara global pandemi ini sebenarnya sedang meningkat. Ini bahkan belum berakhir," ujar Ghebreyesus dalam konferensi pers virtual pada Senin, (29/6/2020) dikutip dari Cnn Indonesia dari AFP..
Data statistik John Hopkins University menunjukkan, saat ini 10.268.786 kasus corona secara global, sedangkan angka kematian global mencapai 504.345 jiwa.
-
Perlu Dibaca :
Surabya - Pangkogabwilhan II, Marsdya TNI Imran Baidirus, S.E. bersama Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawangsa, Pangdam V/ Brw Mayjen TNI...
Kondisi ini, pihak WHO akan mengirim tim ke China untuk mencari sumber atau penyebab penyebaran virus sekaligus mengingatkan munculnya perpecahan global akibat wabah pandemi virus corona.
"Kita dapat memerangi virus dengan lebih b aik ketika kita mengetahui segala sesuatu tentang virus, termasuk bagaimana virus itu dimulai," Ghebreyesus menambahkan.
"Karenanya, kami akan mengirimkan tim minggu depan ke China. Kami berharap tim nantinya bisa mendapatkan gambaran dan pemahaman soal bagaimana virus dimulai," sambungnya.
-
Perlu Dibaca :
Pekanbaru - Jaksa Penuntut Umum Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendakwa Suheri Terta telah melakukan atau turut serta melakukan perbuatan memberi...
Namun, Ghebreyesus belum merinci misi tujuan dijalankan tim dikirim ke China karena WHO hanya takut terjadi sesuatu yang buruk.
"Enam bulan lalu, tidak ada dari kita yang bisa membayangkan bagaimana dunia ini. Tidak ada yang pernah membayangkan kita akan dilemparkan ke dalam kekacauan oleh virus baru ini," imbuhnya. (**/SC-01)
[xyz-ips snippet="iklan"]




Komentar Via Facebook :