Home News Politik

Bendera Dibakar, Ini Surat Perintah Ketum PDIP ke Kader

Lihat Foto
×
Bendera Dibakar, Ini Surat Perintah Ketum PDIP ke Kader

Jakarta -  Tak menunggu lama, pasca insiden Bendera Partai dibakar mass unjuk rasa Rancangan Undang-undang Haluan Ideologi Pancasila (HIP), surat perintah ke kader diterbitkan Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri palada Rabu (24/6). Surat tersebut ditandatangani Ketua Umum, Megawati Soekarno Putri dan Sekretaris Jenderal DPP PDIP Hasto Kristiyanto. "Ya benar Ibu Ketua Umum mengeluarkan Surat Perintah Harian," kata Hasto . Surat perintah dikeluarkan merespon aksi pembakaran bendera Partai dalam keterangannya seluruh kader PDIP di Indonesia tetap siap siaga dan tetap mengedepankan proses hukum atas kejadian tersebut. PDIP, Hasto menegaskan, selalu mengedepankan dialog dan pentingnya persatuan dan kesatuan bangsa. "Bung Karno mendambakan dan persatuan dan kesatuan bangsa, PDIP juga dan persoalan bangsa bisa diselesaikan musyawarah," ujar Hasto. Berikut Surat Perintah Harian Megawati : SURAT PERINTAH HARIAN KETUA UMUM PDI PERJUANGAN Merdeka !!! Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan adalah Partai yang sah dan dibangun melalui sejarah panjang serta berakar kuat pada sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia, melalui Partai Nasional Indonesia yang didirikan oleh Bung Karno pada tanggal 4 Juli 1927. PDI Perjuangan juga memiliki sejarah panjang di dalam memerjuangkan hak demokrasi rakyat, meskipun membawa konsekuensi di kuyo-kuyo, di pecah belah, dan puncaknya penyerangan kantor Partai pada tanggal 27 Juli 1996. Meskipun demikian dalam perjalanannya, PDI Perjuangan tetap dan selalu akan menempuh jalan hukum. PDI Perjuangan akan terus mengobarkan elan perjuangan bagi dedikasi Partai untuk Rakyat, Bangsa, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Atas dasar hal tersebut, sebagai Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan saya tegaskan bahwa PDI Perjuangan tidak pernah memiliki keinginan untuk memecah belah bangsa sebab kita adalah pengikut Bung Karno yang menempatkan Pancasila sebagai suluh perjuangan bangsa. Terus rapatkan barisan! Tempuhlah jalan hukum, perkuat persatuan dengan rakyat, karena rakyatlah cakrawati Partai. Sekali Merdeka Tetap Merdeka! Bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh! Bendera selalu tegak!! Seluruh kader siap menjaganya!!! (***/SC-01) [xyz-ips snippet="iklan"]


Komentar Via Facebook :