Home • News •
Dimakamkan 9 Juni, Hasil Autopsi Indenpenden Kematian George Floyid Terungkap
×
×
Jakarta-Hasil autopsi independen kematian warga kuliy hitam AS, George Floyd dikarenakan mengalami penekanan berlehihan. Hasil autopsi menyebutkan mengarah tindakan pembunuhan dengan melakukan penekanan antara leher dan punggung secara berlebihan sehingga menyebabkan kurangnya aliran darah ke otak.
"Sesak napas akibat tekanan yang berkelanjutan."
"Dalam hasil autopsi itu juga disebutkan Floyd meninggal dunia di tempat kejadian," kata Ben Crump, pengacara keluarga Floyd. Demikian dilansir dari CNN, Senin, (1/6/2020).
"Dalam hasil autopsi itu juga disebutkan Floyd meninggal dunia di tempat kejadian," kata Ben Crump, pengacara keluarga Floyd.
Video yang beredar itu, petugas polisi belakangan diketahui namanya, Derek Chauvin, melakukan aksinya selama 8 menit dan 46 detik itu dengan berlutut di leher George Floyd selama 8 menit dan 46 detik, berdasarkan pengaduan yang disampaikan kepada Kantor Kejaksaan Kabupaten Hennepin.
Hasil autopsi independen keluar setelah Pemeriksa Medis Kabupaten Hennepin menemukan "tidak ada temuan fisik" untuk mendukung diagnosis asfiksia traumatis atau pencekikan.
Sementara, pemakaman untuk George Floyd, warga Amerika Serikat yang tewas tercekik akibat lehernya 'dikunci' lutut polisi, akan digelar 9 Juni di Houston, Texas.
[xyz-ips snippet="iklan"]
"Di sini di Minneapolis, akan ada peringatan pada Kamis, pukul 01.00 - 03.00," kata pengacara keluarga Floyd, Ben Crump, pada konferensi pers pada Senin (1/6) waktu setempat.
Crump menyebut akan ada kebaktian di Nort Carolina, kota kelahiran Floyd, pada Sabtu depan.
"Dan kemudian pada Selasa, 9 Juni. pemakaman akan berlangsung di Houston, Texas, pukul 11.00," ujar Crump, seperti dikutip dari AFP.
George Floyd meninggal pada 27 Mei setelah seorang polisi berlutut di leher pria berusia 46 tahun itu selama hampir sembilan menit. Floyd lalu tidak responsif setelah hampir tiga menit. (SC-01)
Sumber : Cnn Indonesia


Komentar Via Facebook :