Dua Bocah Korban Pencabulan Tetangga, Polres Taput Amankan Pelaku
Pelaku pencabulan bocah abang adik berinsial RSS. (Dok: Ist)

Dua Bocah Korban Pencabulan Tetangga, Polres Taput Amankan Pelaku

Taput – Korban pencabulan di Tapanuli Utara terhadap dua bocah abang adik berjenis kelamin laki-laki dan perempuan masih berusia masing-masing 8 dan 6 tahun. Perilaku bejad itu dilakukan remaja berusia 16 tahun merupakan tetangga korban itu sendiri.

Peristiwa tidak senonoh ini terjadi dilakukan pelaky terjadi pada Senin (3/9) lalu saat keadaan rumah korban sedang sepi. Terciumnya perbuatannya bejad itu, pelaku angsung diringkus jajaran Polres Tapanuli Utara.

Informasi berhasil diperoleh satelit.co, ihwal peristiwa itu terungkap, berawal dari kecurigaan orang tua terhadap kedua anak anaknya itu. Konon kabarnya, kedua bocah terhanyut atas bujuk rayuan pelaku dengan iming-iming akan diberikan sesuatu.

Kapolres Taput AKBP Ronald FC Sipayung melalui kasubag Humas AIPTU Walpon Baringbing membenarkan peristiwa tersebut.

“Kita masih melakukan pendalaman terkait modus yang dilakukan pelaku. Bahkan tersangka sudah kita tangkap dari kampungnya pada, Rabu (15/9) dan kini sudah menjalani proses hukum,” tandasnya.

Ia menyebutkan, kasus itu murni melibatkan anak, sehingga identitas serta alamat pelaku dan korban sengaja dirahasiakan guna menjaga privasi dan psikis anak.

“Pelaku dan dua orang korban sama sama dibawah umur. Jadi mohon maaf kami tidak berikan identitas jelas serta alamat menjaga privasi anak,”terangnya.

Untuk pengamanan, lanjut Baringbing pelaku telah dilkukan penahan setelah unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) menemukan bukti permulan yang cukup atas keterangan  kedua korban dan laporan orang tua serta diperkuat  hasil visum bukti mereka menjadi korban pelecehan seksual.

“Korban melaporkan tindak pidana pelecehan seksual tersebut pada Sabtu kemarin (11/9). Begitu mendapat laporan dan melakukan pemeriksaan, penyidik pembantu kita yaitu unit PPA kemudian melakukan pemeriksaan terhadap pelaku di Polsek Muara, Rabu (15/9) kemarin,” ucapnya

Selanjutnya, usai mengambil keterangan dari pelaku, penyidik melaksanakan pengecekan TKP lokasi terjadinya pelecehan seksual.

“Dari hasil ini, penyidik kita menjadikan pelaku sebagai tersangka kemudian dilakukan penahanan untuk diperiksa lebih lanjut,”tandasnya.(Bernad LG/SC-01).

CATEGORIES
TAGS