Home • Serambi Riau • Pekanbaru
Ibu Nanny: Metode Pembelajaran BCCT Adalah Yang Terbaik
×
×
Pekanbaru - Metode pembelajaran PAUD yang diakui oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan adalah metode BCCT yang berlaku sejak tahun 2004, metode pembelajaran BCCT adalah terbaik dan terobsesi merupakan metode yang digunakan untuk melatih perkembangan anak dengan menggunakan metode bermain yang didesain dalam bentuk peserta, dunia bermain adalah dunia penuh warna dan menyenangkan, para pelaku permainan merasakan terhibur dan senang melakukannya.
Demikian apa yang disampaikan oleh Ibu Nanny Hadi Tjahjanto dalam sambutannya pada acara Zoom Meeting dengan tema:"Penerapan Metode BCCT (Beyond Centers And Circle Time) Jenjang Paud di Masa Pandemi Covid-19" dan turut hadir Ny.Inong Fadjar Prasetyo.
Tampak hadir Ketua Pia Ardhya Garini Cabang 12 /D.I Lanud Roesmin Nurjadin Ny.Irenne Ronny Moningka bersama pengurus, tempat di Ruang Rapat Mako Lanud Roesmin Nurjadin, Selasa (11/8/2020).
"Sebelumnya Pada Pidato Presiden RI Ir.Joko Widodo pada tanggal 6 Agustus 2019 di Gedung DPRI menyatakan bahwa anggaran pendidikan di tahun 2020 sebesar 505,8 triliun anggaran ini naik 2,7 persen dari tahun sebelumnya sebesar 462 triliun, salah satu yang paling menarik apa yang disampaikan oleh Presiden RI adalah di bidang pendidikan anak usia dini, dengan anggaran meningkat tersebut diharapkan tidak ada lagi anak Indonesia yang tertinggal, kemampuan dasar anak-anak Indonesia harus dibangun mulai pendidikan anak usia dini dan pendidikan dasar, hal ini menunjukan besarnya perhatian pemerintah terhadap pendidikan anak usia dini,"jelas Ny.Nanny.
Selanjutnya Ibu Nanny menjelaskan bahwa metode pembelajaran PAUD yang diakui oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan adalah metode BCCT yang berlaku sejak tahun 2004, metode pembelajaran BCCT adalah terbaik dan terobses merupakan metode yang digunakan untuk melatih perkembangan anak dengan menggunakan metode bermain yang didesain dalam bentuk peserta, dunia bermain adalah dunia penuh warna dan menyenangkan, para pelaku permainan merasakan terhibur dan senang melakukannya.
"Metode BCCT dalam masa new normal pandemi covid -19 bertujuan agar anak-anak usia dini dapat terus berkembang dengan cara para orang tua dan anak didik mengikuti zoom dalam metode pembelajaran PAUD "Melalui metode ini diharapkan agar anak-anak tidak bosan dan jenuh kondisi dirumah,"Kata Ibu Nanny
Selanjutnya Ibu Nanny mengatakan, Yasarini sebagai salah satu pelaku pendidikan PAUD sangat merasa berkepentingan dan memahami masalah anak di masa pandemi Covid-19, untuk itulah Yasarini mengadakan ini agar anak-anak di usia dini mendapatkahn hak pendidikan sebagaimana mestinya dengan tujuan PAUD itu sendiri di masa pandemi Covid-19, bagaimanaun kita tidak boleh menyerah dan mencari solusinya dari persoalan yang kita hadapi.
"Diharapkan orang tua yang mendampingi anaknya untuk mendokumentasikan kegiatan anak tersebut di buatkan video atau foto kemudian dikirimkan ke guru, pelaksanaan pembelajaran dirumah dengan metode kebiasaan tidak mudah dibayangkan faktor semangat anak dan kurangnya kemampuan orang tua dalam mendidik anak menjadi tantangan dalam penerapan metode pembelajaran pembiasaan ini,"kata ibu Nanny.
Hal ini senada yang disampaikan oleh narasumber Ibu Eli Kasali sebagai pembicara tunggal dan juga selaku Ketua Yayasan Rumah Perubahan Pendiri TK Kutilang Rumah Perubahan mengatakan, bahwa pada masa pandemi ini, diharapkan orang tua mampu menjadi guru bagi anak-anak dengan cara pembelajaran jarak jauh.
"Melalui metode zoom,diharapkan orang tua dengan guru mampu bekerja dengan sama-sama belajar,"ujar Eli Kasali. (***/SC01)
"Sebelumnya Pada Pidato Presiden RI Ir.Joko Widodo pada tanggal 6 Agustus 2019 di Gedung DPRI menyatakan bahwa anggaran pendidikan di tahun 2020 sebesar 505,8 triliun anggaran ini naik 2,7 persen dari tahun sebelumnya sebesar 462 triliun, salah satu yang paling menarik apa yang disampaikan oleh Presiden RI adalah di bidang pendidikan anak usia dini, dengan anggaran meningkat tersebut diharapkan tidak ada lagi anak Indonesia yang tertinggal, kemampuan dasar anak-anak Indonesia harus dibangun mulai pendidikan anak usia dini dan pendidikan dasar, hal ini menunjukan besarnya perhatian pemerintah terhadap pendidikan anak usia dini,"jelas Ny.Nanny.
Selanjutnya Ibu Nanny menjelaskan bahwa metode pembelajaran PAUD yang diakui oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan adalah metode BCCT yang berlaku sejak tahun 2004, metode pembelajaran BCCT adalah terbaik dan terobses merupakan metode yang digunakan untuk melatih perkembangan anak dengan menggunakan metode bermain yang didesain dalam bentuk peserta, dunia bermain adalah dunia penuh warna dan menyenangkan, para pelaku permainan merasakan terhibur dan senang melakukannya.
"Metode BCCT dalam masa new normal pandemi covid -19 bertujuan agar anak-anak usia dini dapat terus berkembang dengan cara para orang tua dan anak didik mengikuti zoom dalam metode pembelajaran PAUD "Melalui metode ini diharapkan agar anak-anak tidak bosan dan jenuh kondisi dirumah,"Kata Ibu Nanny
Selanjutnya Ibu Nanny mengatakan, Yasarini sebagai salah satu pelaku pendidikan PAUD sangat merasa berkepentingan dan memahami masalah anak di masa pandemi Covid-19, untuk itulah Yasarini mengadakan ini agar anak-anak di usia dini mendapatkahn hak pendidikan sebagaimana mestinya dengan tujuan PAUD itu sendiri di masa pandemi Covid-19, bagaimanaun kita tidak boleh menyerah dan mencari solusinya dari persoalan yang kita hadapi.
"Diharapkan orang tua yang mendampingi anaknya untuk mendokumentasikan kegiatan anak tersebut di buatkan video atau foto kemudian dikirimkan ke guru, pelaksanaan pembelajaran dirumah dengan metode kebiasaan tidak mudah dibayangkan faktor semangat anak dan kurangnya kemampuan orang tua dalam mendidik anak menjadi tantangan dalam penerapan metode pembelajaran pembiasaan ini,"kata ibu Nanny.
Hal ini senada yang disampaikan oleh narasumber Ibu Eli Kasali sebagai pembicara tunggal dan juga selaku Ketua Yayasan Rumah Perubahan Pendiri TK Kutilang Rumah Perubahan mengatakan, bahwa pada masa pandemi ini, diharapkan orang tua mampu menjadi guru bagi anak-anak dengan cara pembelajaran jarak jauh.
"Melalui metode zoom,diharapkan orang tua dengan guru mampu bekerja dengan sama-sama belajar,"ujar Eli Kasali. (***/SC01)

Komentar Via Facebook :