Home • Sumatera Utara •
Infranstruktur Jalan dan Area Makam Sisingamangaraja XII di Desa Sibulbulon Memprihatinkan
Pearaja - Peninggalan sejarah Makam/Markas Pahlawan Nasional, Sisingamangarja XII terletak di Desa Sion Sibulbulon, Pearaja, Kecamatan Parlilitan, Kabupaten Humbang Hasundutan, Provinsi Sumatera Utara. Sekilas perjalanan perjuangan Sisingamangaraja XII, tentunya sudah diketahui semua orang dalam buku sejarah kepahlawanan Indonesia.
Namun, tidak orang banyak tahu bagaimana kondisi Makam dan jalan menuju Makam Pahlawan Nasional sejak Kabupaten Humbang Hasundutan berdiri setelah dimekarkan dari Kabupaten Tapanuli Utara, Provinsi Sumatera Utara.
Yang menarik, Bupati Humbang Hasundutan Dosmar Banjarnahor menetapan komplek Markas bukan 'Makam' Raja Sisingamangaraja XII di Dusun Pearaja, Desa Sion Sibulbulon, Kecamatan Parlilitan menjadi lokasi syukuran perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-15 Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas),
-
Perlu Dibaca :
Parlilitan - Warga Dusun Gotting (dulu sebutan Dusun Aek Soksang-red), Desa Sion Utara, Kecamatan Parlilitan kecewa terhadap pendataan bantuan...
Sebab, sejarah perjuangan Raja Sisingamangaraja XII wafat saat memangku putrinya Lopian tertembak atas perlawanannya terhadap penjajahan Belanda kala itu.

Pesta syukuran HUT ke-15 Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbanghas) merupakan catatan sejarah bahwa Makam/Markas Sisingamangaraja XII memantik sebuah pengakuan bahwa Dusun Pearaja, Desa Sibulbulon, Kecamatan Parlilitan akhir perjuangan pahlawan nasional.
-
Perlu Dibaca :
Sitapung - Koramil 11, Kecamatan Parlilitan laksana karya bakti pembuatan jamban di Desa Sion Runggu, Sitapung, Kecamatan Parlilitan, Kabupatwn...
Perjalanan wartawan SATELIT.CO, baru-baru ini di Dusun Pearaja Desa Sion Sibulbulon, Kecamatan Parlilitan, Humbang Hasundutan itu, kondisinya cukup memprihatinkan baik infranstruktur jalan maupun area makam wafatnya Sisingamangaraja XII tersebut.
Salah seorang Tokoh Masyarakat di Dusun Pearaja, Desa Sion Sibulbulon, Diman Nahampun sekaligus pewaris tanah ulayat berkisah soal potensi destinasi wisata di Makam Pahlawan Sisingamangaraja XII tersebut.
"Dulu saya mau hibahkan tanah di depan Makam/Markas Sisingamangaraja XII untuk dijadikan lahan rumah ibadah. Saat itu, melalui Ibu Resva dari pihak Dinas Parawisata. Namun, hingga saat ini kabar berita tidak pernah disampaikan ke saya , jadi apa tidak program itu," kisah Diman.
Diman sehari-harinya pekerja kebun didekat lokasi Makam/markas Sisingamangaraja XII tersebut mengaku kecewa belum diketahui tindaklanjutnya program dari Dinas Parawisata tersebut.

"Kita berharap pemerintah lebih serius mengelola adanya potensi destinasi wisata di makam/markas tersebut. Pengunjung sering kecewa tatkala datang berkunjung karena petugas di markas ini sering tak berada dilokasi. Sehingga, pengunjung tidak bisa masuk ke areal. Bahkan, para pengunjung nekad memanjat pagar agar bisa masuk ke areal Makam/markas Sisigamangaraja XII tersebut.
Tak jauh berbeda apa yang disampaikan Diman Nahampun, warga Dusun Pearaja lainnya, M. Nahampun merupakan tokoh adat di Pearaja tersebut. Namun, M. Nahampun lebih menyoroti kerusakan infranstruktur baik menuju makam/markas Sisingamangaraja XII.maupun sebaliknya, kondisinya sangat rusak parah.
"Melintasi saja kita sudah khawatir. Harus hati-hati. Terpeleset sedikit bisa makan korban," ujar M. Nahampun, di Pearaja, Sabtu, (25/7/2020)
Untuk itu, M. Nahampun berharap besar terhadap pemerintah daerah maupun pusat agar memberi perhatian terhadap Makam/Markas Sisingamangaraja XII tersebut.

"Kita berharap perhatian pemerintah terhadap infranstruktur jalan didaerah ini. Tidak sekedar perhatian, berharap lebih karena Makam/markas Sisingamangaraja XII merupakan pahlawan orang berasal dari Sumatera Utara. Baik Pemda Humbahas, Provinsi Sumut bahkan Pusat memberi hati ke makam/markas. Sebab, makam/markas ini berpotensi menjadi potensi destinasi wisata bagi wisata lokal dan wisata dalam negeri bahkan wisata luar negeri," pungkas M. Nahampun.
Seperti diketahui, Dusun Pearaja Desa Sibulbulon merupakan sebuah Desa dihuni satu dari 6 (enam) Marga Sionom Hudon (Si Enem Kodin-red) yaitu Marga Nahampun. Di daerah Pearaja ini, tentunya didominasi Marga Nahampun baik ketokohannya maupun raja adatnya. Selain, Marga Nahampun, yang tergabung didalam Marga Sionom Hudon, yaitu Tinambunan, Tumanggor, Maharadja, Pinayungan, Turutan.
Sementara Kepala Desa Sibulbulon, Jamarus Nahampun menanggapi kondisi infranstruktur maupun wisata jiarah Makam/Markas Sisingamangarja XII.
"Kami sering gotongroyong agar kondisi areal makam/markas bisa terawat. Paling tidak, bersih dan bisa dikunjungi warga disini," ujar Jamarus.

Disinggung soal kondisi infranstruktur jalan baik menuju ke Desa Sibulbulon maupun sebaliknya, diakui Jamarus alami rusak parah.
Sejauh ini pihak Desa Sibulbulon pernah mengusulkan ke musyawarah rencana pembangunan (musrenbang) Desa dan mengajukan ke Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan terkait perbaikan jalan.
"Dari musrebang Desa sudah kita usulkan perbaikan jalan 1.2 kilometer pada 2018 ke Bappeda dan Bupati. Yang terealisasi hanya 300 meter, itupun bukan titik jalan yang rusak parah diperbaiki. Harapan kita, baik anggota Dewan perwakilan Kecamatan Parlilitan supaya turut memperjuangkan harapan kami ini," ujar Jamarus, di Kantor Desa Sibulbulon, Parlilitan, Jumat, (24/7/2020)(Vernando/SC-01)




Komentar Via Facebook :