Kantor Bupati Didemo Pedagang Kaki Lima, Bupati ‘Ngacir’ ke Parlilitan
Demo Pedagang Kaki Lima di Kantor Bupati dan DPRD Kabuoaten Humbang Hasundutan (Humbahas), Provinsi Sumatera Utara. (Dok: Ist

Kantor Bupati Didemo Pedagang Kaki Lima, Bupati ‘Ngacir’ ke Parlilitan

Parlilitan – Selang sehari, memperingati Hari Ulang Tahun ke-17 Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), pedagang kaki lima ke kantor Bupati dan DPRD Humbang Hasundutan, Rabu, (29/7/2020)

Demo tergabung dalam Asosiasi Pedagang Kaki Lima menolak relokasi ke Jalan Maduma. Penolakan pedagang kaki lima II di Jalan Maduma I Kelurahaan Pasar Dolok Sanggul (yang berjualan hanya satu kali seminggu), berunjuk menolak relokasi.

Demo dikomandoi Krismon Hutajulu, mengeluhkan  relokasi  ditengah pandemi Covid-19. “Kami akan memulai dari nol jika dipindahkan ke jalan Maduma II. Jangan kami dibuat aturan  tak jelas,” ujar Krismon.l

Senada Krismon, kuasa hukum Dina Situmeang Dina Situmeang.relokasi pedagang kaki ke jalan Maduma II tidak sesuai aturan dan dinilai sepihak. “Ini.murni demo tak ada yang menunggangi,” jelas Dina.

Ia menegaskan musywarah yang dilakukan pemerintah dengan mengundang para PKL dinilai  tidak sah demi hukum, karena tidak ada kuasa (rekomendasi) dari PKL yang membuka lapak.

Janjii Perbaiki Jalan
Sementara, saat massa unjuk rasa di kantor Bupati Dosma Banjarnahor ‘ngacir’ ke Parlilitan.  Hal itu dibenarkan Camat Eliapzan Sihotang, di Parlilitan, Rabu, (29/7/2020).

Dalam penjelesannya, kedatangan Bupati Banjarnahor dalam rangka penyerahan buku tabungan Program Keluarga Harapan (PKH).

Selain itu, sambung Eliapzan, kedatangan Bupati Banjarnahor, untuk memaparkan program pembangunan di sektor pertanian,  pendidikan dan perumahan.

“Salah satu program perumahan Pemkab Humbanghas, memperhatikan masyarakatnya kurang mampu, terutama masyarakat rumahnya layak untuk direhab akan diberikan stimulan atay perangsang senilai Rp17.500.000,-.

Dikatakan Camat, dengan nilai senilai itu memang tak cukup bangun rumah baru. “”Dana  senilai itu, cukup hanya rehab rumah saja,” terang Eliapzan.

Ia menambahkan kedatangan Bupati ke Parlilitan menjanjikan akan memberi perhatian jalan Parlilitan- Doloksanggul.

“Bapak Bupati tidak mempertanyakan soal kondisi jalan. Tapi menyampaikan pada 2021 akan memperbaiki jalan di Parlilitan,” ujar Eliapzan.

Ketika disinggung saat Bupati Dosmar Banjarnahor menghindar dari unjuk rasa tersebut pedang kaki lima di kantor Bupati dan DPRD Hùmbahas, Eliapzan enggan menanggapinya.

Sebelumnya  redaksi www.satelit.co berupaya.meminta tanggapan Bupati Banjarnahor terkait pedagang kaki lima menolak untuk direlokasi. Namun, hingga berita ini diturunkan, belum berhasil memberikan keterangannya. (Vernando Nahampun/SC-01)

CATEGORIES
TAGS