Home • Ragam • Sosok
Lapas se-Riau Kelebihan Kapasitas Mencapai Dua Ratusan Persen Lebih
Pekanbaru - Kondisi lembaga pemasyarakatan se-Riau cukup memprihatinkan dan dinilai cukup parah. Saat ini, kapasitas lembaga hanya bisa menampung 4.455 orang, namun sebanyak 11.662 orang.
"Sampai 20 Juni 2020, melebihi kapasitas (over capacity-red) se-Riau mencapai 262 persen. Total kapasitas 4.455 diisi 11.662 tahanan," kata Humas Kanwil Kemenkumham Riau Koko Syawaluddin, di Pekanbaru, Minggu, (21/6/2020) dikutip dari Antara.
Dua Lapas penyumbang kelebihan kapasitas terparah, terjadi di lembaga pemasyarakatan Bagan Siapiapi mencapai 628 persen dengan rincian total kapasitas hanya 98 orang dijejali sebanyak 616 orang. Sementara dii Lapas Selatpanjang persentase kelebihan tahanan mencapai 339 persen dengan rincian awalnya bisa menampung 83 tahanan, kini dijejali sebanyak 281 tahanan.
-
Perlu Dibaca :
Klik Tweet, "Selamat Ulang Tahun Pak", Jakarta - Hari ini, Presiden Joko Widodo (Jokowi) genap berusia 59 tahun, Minggu (21/6). Dilaman twitter...
Dengan kondisi ini, pihak Kanwil Kemenkumham Riau Ibnu Chuldun berupaya bangun dan merelokasi lapas untuk mengatasi kelebihan kapasitas tersebut. Lapas kelebihan kapasitas yang akan segera dibangun diantaranya, lapas Pelalawan, Selatpanjang, dan Bagan Siapiapi. Selain itu, Lapas Perempuan Pekanbaru, pembangunan lanjutan Lapas Khusus Anak Pekanbaru, dan pembangunan lanjutan Lapas Narkotika Rumbai, ikut diusulkan segera dibahgun.
"Membludaknya jumlah tahanan dan narapidana namun tidak diimbangi dengan pemenuhan sarana dan prasarana, sedikit banyak mempengaruhi keberhasilan proses pembinaan bagi warga binaan," Koko menambahkan.
Pihak Kanwil Kemenkumham mengakui persoalan klebihan kapasitasLapas dan Rutan, merupakan masalah tahun ke tahun. Sehingga, pembangunan lapas harus direncanakan matang. (***/SC-01).
-
Perlu Dibaca :
Nenek Sumiyati (57) hidup sebatang kara merupakan warga binaan anggota Satgas Yonif 411 Kostrad. Wujud kepedulian itu, ditunjukkan dengan merawat...




Komentar Via Facebook :