Home Serambi Riau Pekanbaru

Motor Raib Dibawa Kabur Sesama Karyawan Cucian Tiga Bersaudara

Lihat Foto
×
Dok: Ist
Motor Raib Dibawa Kabur Sesama Karyawan Cucian Tiga Bersaudara

Dok: Ist

Pekanbaru - Nahas dialami karyawan cucian mobil (doorsmer-red) milik Tiga Bersaudara, kendaraan roda duanya dibawa kabur sesama karyawannya sendiri. Cucian beralamat di Jalan Air Hitam, Kelurahan Sungai sibam Kecamatan Bina Wydia Pekanbaru, Provinsi Riau.

Adalah Nurul karyawan Tiga Bersaudara sekaligus pemilik Motor dengan nomor polisi BM 4881 SA dibawa kabur rekannya Tambunan sesama karyawan Tiga Bersaudara.

Kejadian itu berawal pada Kamis, (15/12/2022) pagi, Nurul mengetahui motornya tak ada lagi ditempat saat dirinya disuruh menjemput rekannya tersebut.

"Motor abang ngak ada, katanya Tambunan mau jemput abang. Koq motornya malah nggak ada," ucap karyawan lainnya saat ditanya Nurul.

Kuat dugaan dibawa kabur, setelah telepon selularnya (ponsel) milik Tambunan dengan 0813-8278-6345 tak bisa dihubungi lagi. Diduga ponsel Tambunan sengaja tak mengaktifkan ponselnya, guna mengelabui kejaran pemilik motor.

Firasat motor tak akan kembali, Nurul langsung melaporkan raibnnya motornya tersebut ke Polsek Tampan Pekanbaru.

Terhadap laporan tersebut, baik Kapolsek Tampan AKP I Komang Ardana dan Kanit Serse  Polsek Tampan AKP Aspikar membenarkan laporan Nurul tersebut saat dikonfirmasi wartawan, Kamis, (15/12/2022).

"Benar. Kita akan menangkap pelaku bila ketahuan keberadaannya,” ujar I Komang Ardana.

Pun, Kanit Serse  Polsek Tampan AKP Aspikar mengatakan pihaknya selalu memeroses laporan dan mencari keberadaan agar pelaku ditangkap.

"Kami akan mencarinya. Intinya semua masalah sudah di buat laporan ke Polisi. Selanjutkan, tim diturunka  untuk mencari pelaku. Info dari masyarakat sangat perlu kita  ketahui untuk menangkap pelak," kata Afikar.

Tak lama berselang, Tim dari Polsek Tampan mendatangi Cucian Tiga Saudara memintai keterangan atas kejadian raibnya motor karyawan Cucian Tiga Bersaudara tersebut.

Sebagai tambahan, motor Yamaha pembuatan tahun 2016 dengan bodo warna biru. Usia pelaku kurang lebih berusia 43 tahun. Meski pendiam, si pelaku dikenal cakap berbicara. (***)


Komentar Via Facebook :