Home • News • Ekonomi
Agustus 2020 Diambil Alih dari CPI, Pertamina Buka Suara Soal Rencana di Blok Rokan, Riau
×
×
Jakarta - Saat transisi dari PT. Chevron Pasific Indonesia (CPI), PT Pertamina (Persero) buka suara soal rencana produksi Blok Rokan, Riau, Agustus mendatang.
Direktur Utama PT Pertamina Hulu Energi Budiman Parhusip menjelaskan penurunan produksi atau decline perlu dijaga supaya produksi tidak turun ketika terjadi pengambilalihan.
"Harapannya bisa bergerak dari 170.000 ke 180.000 barel per hari saat diambil alih Pertamina WK Rokan," ujar Budiman dalam diskusi virtual, Rabu,
Budiman melanjutkan, pengeboran sumur ditingkatkan produksi nantinya agar meningkat menjadi 190.000 BOPD hingga 200.000 BOPD setelah ditangani Pertamina.
"Kita harus melanjutkan pengeboran pada hari pertama. Akan kita tingkatkan pengeboran sumur sehingga kita bisa meningkatkan produksi hingga 190.000 hingga 200.000," ujarnya.
Dalam meningkatkan produksi sumur, Pertamina akan menggunakan teknologi seperti Enhanced Oil Recovery (EOR) dengan chemical dan teknologi lainnya. Pengambilan alihan PHE melalui anak usaha Rokan, berupaya bisa berjalan dengan lancar.
"Transisi bisa lancar dan berjalan baik sehingga produksi minyak yang dihasilkan bisa stabil dan meningkat," jelas Budiman.
Diskusi tetap dijalin dengan pihak CPI, kata Budiman, dengan tujuan agar CPI menjaga produksi beberapa usaha sehingga tidak menurun di akhir 2020.
Sedangkan, Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Dwi Soetjipto pihak Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) melakukan audit di Blok Rokan. Usai diaudit, nantinya ada perhitungan untuk perbaikan lingkungan. PT. CPI akan melakukan pengeboran pada November 2020.
SKK Migas menargetkan Chevron bakal mengebor Blok Rokan pada Bulan November mendatang.
"Rencana awal November mudah-mudahan," ungkapnya selepas Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi VII DPR RI, Senin (13/07/2020). (**/SC-01)


Komentar Via Facebook :