Akui Beri Uang Jenggot, Jaksa KPK Hadirkan Jefri Noer dan Ajudan Bersaksi
Mantan Bupati Kampar, Jefri Noer. (Kiri). Ajudah Jefri Noer, Edisusanto alias Datuk Anto kini menjabat Lurah Sidomulyo Barat, Kecamatan Tuah Madani, Kota Pekanbaru. (Dok: Ist)

Akui Beri Uang Jenggot, Jaksa KPK Hadirkan Jefri Noer dan Ajudan Bersaksi

Pekanbaru – Sidang terdakwa Adnan dan I Ketut Suarbawa terkait kasus Jembatan Water Front City (WFC) Kampar, telah berjalan 15 (lima belas) kali persidangan.

Empat saksi bersaksi pada pekanlalu, dilanjutkan kesaksiannya dihadapan Hakim Ketua Majelis, Lilin Herlina pada persidangan Tipikor Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru, Kamis, (29/4/2021).

Dalam kesaksiannya, Firjani Taufan telah mengakui mengantarkan langsung ‘uang jenggot’ ke Jefri Noer dirumah kediamannya di Pekanbaru.

“Saksi Taufan telan mengkui ‘uang jenggot’ 25.000 diberikan langsung ke Jefri Noer di kediamannya,” ungkap Jaksa KPK, Ferdian.

Atas pengakuan Firjani Taufan tersebut, sambung Ferdian, pihaknya berharap secara fisik, Jefri Noer hadir besaksi di persidangan.

“Seluruh saksi kita hadirkan secara fisik. Kecuali ada hal-hal yang dianggap luar biasa, seperti reaktif virus corona,” ujar Ferdian..

Dikatakan Ferdian, sejumlah saksi jika tidak hadir secara fisik biasanya diberitahukan sehari sebelum bersaksi. ‘Saksi-saksi yang gak bisa hadir, biasanya menghubungi kami (Jaksa KPK-red),” ujar Ferdian.

Namun, saat persidangan menghadirkan 3 (tiga) saksi, Mursyid, Dwi dan Askarman, Hakim Ketua Majelis Lilin Herlina memberitahukan, Jefri Noer hanya bisa bersaksi via virtual.

Atas pemberitahuan itu, Jaksa KPK Ferdian, sedikit tertawa seolah menyindir.

Ketidakhadiran secara fisik bersaksi untuk terdakwa Adnan dan I Ketut Suarbawa dipersidangan, mantan orang nomor satu di Pemerintahan Kampar, Jefri Noer menyurati Hakim dan JPU KPK.

Alasan Jefri Noer tidak hadir, dalam suratnya menyampaikan, pada prinsipnya dirinya siap jadi saksi untuk terdakwa Adnan dan I Ketut Suarbawa. Namun, mengingat situasi penyebaran corona masih tinggi.

“Mengingat faktor usia saya dan penyakit diabetes saya alami, kondisi demikian juga menyebabkan mudah terserang penyakit Covid-19,” demikian surat permohonan bersaksi virtual Jefri Noer ditujukan ke Hakim Pengadilan Tipikor Pekanbaru dan JPU KPK tertanggal 29 April 2021l.

Sedangkan, ajudan Jefri Noer, Edi Susanto alias Datuk Anto sejauh ini belum diketahui kepastian kehadirannya secara fisik maupun virtual.

“Yang pasti baru Jefri Noer yang baru hadir bersaksi secara virtual. Edi Susanto dan Heru belum ada pemberitahuan,” ujar Jaksa Ferdian menanggapi kehadiran tiga saksi yang dihadirkan esok, Jumat, (30/4/2021). (Pem/SC-01)

CATEGORIES
TAGS