Home • News • Ekonomi

Gas 3 Kg Diduga Beredar Diluar Izin, Disperindag: Izin Dicabut Jika Melanggar

Lihat Foto
×
Gas 3 Kg Diduga Beredar Diluar Izin, Disperindag: Izin Dicabut Jika Melanggar

Pekanbaru - Perusahaan pemilik agen distribusi gas bersubsidi 3 kg ditengarai milik berinisial PT. MBL beredar di Kabupaten Kampar.

Padahal, izin yang dikeluarkan Pemerintah Kota Pekanbaru dalam hal ini, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) kepada seluuh agen distrubusi gas bersubsidi termasuk PT. MBL terkait penyaluran mendistribusikan gas bersubsidi, sesuai aturan, gas 3 kg hanya bisa beredar di wilayah izin dikeluarkan yaitu Kota Pekanbaru.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Seksi (Kasi) Penertiban dan Pengawasan Dinas Perdangan dan Perindustrian (Disperindag) Kota Pekanbaru, Budi Novrianto menegaskan, pihaknya telah mendapat laporan atas adanya gas bersubsidi 3 kg beredar di luar izin diterbitkan.

"Kami sudah terima infornasi maupun pemberitaan terkait adanya gas bersubsidi beredar diluar Kota Pekanbaru oleh salah satu perusahaan distributor gas bersubsidi 3 kg," ujar Budi, diriang kerjanya, Kantor Disperindag Kota Pekambaru, Selasa, (2/2/2021)

Atas informasi tersebut, kata Budi, pihaknya segera turun untuk menindaklanjuti dugaan pelanggaraan tersebut.

"Kita turun ke distributor yang dimaksud tersebut. Jika ditemukan, kita beri peringatan dan ada sanksinya," tandas Budi.

Budi menegaskan, jika pihak distributor mendistribusikan gas bersubsidi ke luar Kota Pekanbaru, ada indikasi bahwa distributor dianggap tidak mampu mendistribusikannya di Kota Pekanbaru.

"Sanksinya, kita surati Pertamina. Bisa saja kurangi kuota gas ke distributor tersebut atau jika terbukti dan nyata-nyata melakukan pelanggaran, kita cabut izinnya," tegas Budi.

Dikutip dari Japos.co, diduga salah satu perusahaan swasta yang berikan izin oleh Pemerintah Kota Pekanbaru sebagai Agen Penyalur LPG tabung 3 kg subsidi diwilayah Kota Pekanbaru.

Dari hasi wawancara kepada wartawan japos.co, pria pemilik kedai BBM yang LPG 3kg diduga milik PT. MBL itu mengaku sebagai warga masyarakat Desa Sumber Maknur, Kabupaten Kampar. Pengakuan pemilik kedai BBM itu  LPG 3 kg itu, dibeli langsung dari PT. MBL yang berkantor di Kota Pekanbaru.

Sebelumnya, saat awak Media menyambangi salah satu perusahaan distribusi gas 3 kg yaitu PT. Melayu Bumi Lestari di Pekanbaru, disebut pemilik PT. MBl LPG tabung 3 kg subsidi itu, TW, tidak berada ditempat. (SC-01/Jpc).


Komentar Via Facebook :