Home • News • Hukum
Karyawan PT. IKPP Tewas Mengenaskan Ditelan Mesin Penggiling Kayu
×
×
IKPP: Siap Bekerjasama dengan Pihak Kepolisian Identifikasi Penyebab Kecelakaan Kerja
Pekanbaru - Nasib malang dialami karyawan PT Indah Kiat Pulp & Paper (IKPP) Perawang, Kecamatan Tualang, Siak, Riau, tewas tergiling mesin pemotong kayu, Senin (9/12/2019) malam.
Betapa tidak, korban Marlis (51) tewas secara mengenaskan dengan kondisi tubuh sudah tidak utuh lagi. Informasi yang diterima, korban saat itu masuk kerja shift malam sekitar pukul 23.00 WIB di bagian WP 2.
Namun, korban diketahui tidak kelihatan oleh rekan kerjanya sekitar pukul 02.00 WIB. Pada Selasa (10/12/2019), pencarian terhadap korban dilakukan di sekitar lokasi kerja. Saat itu korban ditemukan telah hancur lebur digiling mesin.
Insiden kecelakaan kerja yang menewaskan korban ini segera dilaporkan ke pihak perusahaan dan diteruskan ke pihak kepolisian.
Selanjutnya, jasad korban yang sudah hancur dikumpulkan, kemudian dibawa ke rumah sakit untuk divisum dan dimandikan dengan dikawal anggota Polsek Tualang dan manajemen PT IKPP.
Diketahui juga, korban telah bekerja di PT IKPP Perawang selama 23 tahun. Jenazah korban pun telah dikebumikan di pemakaman umum di KM 8 Perawang, Selasa (10/12/2019) sore.
Pihak Polsek Tualang, membenarkan adanya kecelakaan kerja yang menyebabkan korban meninggal dunia tersebut.
"Kasus ini masih dalam penyelidikan apa penyebab korban sampai dalam mesin penghancur kayu," ujar Kepala Polsek Kompol Pribadi.
Diakui
PT Indah Kiat Pulp & Paper mengonfirmasi bahwa telah terjadi kecelakaan kerja di pabrik kami di Perawang, Riau pada Senin, 9 Desember 2019. Korban adalah Marlis, operator mesin penggiling kayu kami, yang saat itu sedang menjalani tugas malam di lokasi kerja.
Pada pukul 23.00, korban memulai tugasnya seperti biasa, hingga pada Selasa pukul 02.00 pagi rekan-rekan kerjanya tidak dapat menghubungi Marlis. Merekapun mencari Marlis dan pada sekitar pukul 02.30 mendapati jenazah korban di lokasi TKP.
Jenazah Marlis telah dikebumikan di KM8 Perawang, Riau pada Selasa, 10 Desember 2019. Kami turut berduka atas kejadian tersebut dan sudah mendampingi pihak keluarga korban dan memberikan support baik materil maupun immateril, yang dapat membantu meringankan beban keluarga pada masa-masa duka seperti sekarang ini.
Bekerjasama dengan pihak kepolisian, Kami sedang mengidentifikasi penyebab insiden tersebut.
IKPP menerapkan Sistem manajemen K3 atau Occupational Health and Safety Management System (OHSMS) yang selalu mengutamakan pengembangan dan peningkatan pemahaman (awareness) mengenai potensi bahaya dan risiko di areal kerja kepada seluruh karyawan.
Seluruh pekerja telah dibekali kemampuan, pengetahuan dan peralatan keselamatan yang sesuai dengan standar nasional maupun internasional.
Sesi training juga dilakukan secara berkala, termasuk di dalamnya pengecekan / inspeksi secara berkala terhadap mesin-mesin dan perlengkapan safety, yang selalu dipastikan sesuai spesifikasi dan ketentuan yg berlaku.
Kami telah bekerja sama dengan pihak berwenang untuk mengambil langkah-langkah yang dibutuhkan untuk mencegah insiden serupa terjadi lagi di masa depan. (***)


Komentar Via Facebook :