Home Serambi Riau Pekanbaru

Pekerjaan Timbunan Tanah Mediasi Taman Arengka 2 Pekanbaru, Milik Siapa?

Lihat Foto
×
Potret pekerjaan timbunan tanah subur di Mediasi Taman 2 Pekanbaru. (Dok: SC)
Pekerjaan Timbunan Tanah Mediasi Taman Arengka 2 Pekanbaru, Milik Siapa?

Potret pekerjaan timbunan tanah subur di Mediasi Taman 2 Pekanbaru. (Dok: SC)

Pekanbaru - Pekerjaan peninmbunan tanah subur di Taman Mediasi Arengka 2 Pekanbaru, seperti tak bertuan alias tak diketahui siapa pemilik pekerjaan tersebut. Pasalnya, hampir setiap hari melintas didaerah tersebut, jarang ditemui pekerja. Kemudian, tanah subur yang ditumpukkan di mediasi taman tersebut, tidak langsung dikerjakan.

Anehnya, rumput taman mediasi sudah tumbuh merata dan butuh perawatan, ditimbuna begitu saja. Pekerja mengaku namanya Putra saat ditemui dilapangan pada Kamis 9 Juni 2022 lalu menjelaskan dirinya hanya penerima kerja dari pengalihan dari pemilik pekerja sebelumnya.

"Saya hanya pekerja. Pekerjaan ini saya terima karena berkat pengalihan yang mengerjakan sebelumnya," ujar Putra.

Disinggung pemilik pekerjaan mediasi taman tersebut, lanjut Putra, dirinya tak bisa memastikannya. "Pemborong pekerjaan ini, saya terima dari buan. Kalau tak salah hasibuan. Dipanggil buan-buan saja," katanya.

Pun begitu, Putra sempat menyinggung pekerjaan mediasi taman merupakan pekerjaan Bidang Pertamanan salah Dinas terkait di Pemeritahan Kota Pekanbaru.

"Kayaknya dinas pertamanan," sebutnya.

Terkait berapa panjang pekerjaan mediasi taman yang akan dikerjakan, lanjut Putra, diperkirakan seluas 500 meter.

"Pekerjaan penimbunan tanah subur di medias taman, sebelumnya telah dikerjakan dari ujung dekat putaran bundaran. Kurang lebih 500 meterlah," tutur Putra.

Sejauh ini, pihak Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Pekanbaru membidangi pertamanan, belum berhasil dimintai tanggapannya. Saat dikonfirmasi baik Kepala Dinas DLHK Hendra dan Kepala Bidang Pertamanan DLHK Langgeng, lewat via telepon selularnya, tak aktif. Demikian halnya, konfirmasi dikirim via pesan whatsapp, belum tanda ada menerima atau membaca. (Red)

 

 

 


Komentar Via Facebook :