Tak Singgung Bantuan Pusat, Dishub Ekspos Pemasangan CCTv dan Pengeras Suara
Kepala Seksi Rekayasa dan Fasilitas Jalan, Dishub Kota Pekanbaru, Sarwono. (Dok Ist)

Tak Singgung Bantuan Pusat, Dishub Ekspos Pemasangan CCTv dan Pengeras Suara

Pekanbaru – Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru mengekspos pemasangan CCTv dan Pengeras suara di 12 (dua belas) titik beberapa lampu merah. Namun, ada pemandangan lain atas ekspos yang disampaikan Lalulintas Bidang Darat Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru tersebut, tak singgung alokasi anggaran.

Dikutip laman pekanbaru.goi.id memuat judul tentang Pemko pasang CCTv dan Pengeras Suara di 12 titik.
Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pekanbaru sudah meletakkan CCTV di 12 titik lengkap dengan pengeras suara.

Kepala Seksi Rekayasa dan Fasilitas Jalan, Dishub Kota Pekanbaru, Sarwono mengatakan dari 12 titik tersebut yang berfungsi aktif masih di empat titik saja. Empat titik itu berada di Simpang Gajah Mada-Diponegoro, Gajah Mada-Sudirman, Sudirman – Tambusai, dan Sudirman-Harapan Raya atau Imam Munandar.
“Empat simpang ini sudah full responsif,” ujar Sarwono, Selasa (21/1).

Kata dia, di empat simpang tersebut saat ini sudah bisa langsung memberikan teguran dengan pengeras suara atau anauncer jika ada pengendara melanggar.
“Selain memberikan teguran yang melanggar lalu lintas dan marka jalan, alat ini juga bisa untuk memberikan pengumuman kepada masyarakat,” kata dia.

Lanjut Sarwono, pihaknya akan segera memfungsikan delapan titik kamera pengawas serta pengeras suara di beberapa titik lainnya.
“Karena saat ini jaringan dari Pemko dalam proses pemindahan server, maka kita masih menunggu itu,” jelasnya.

Kata dia, delapan titik kamera pengawas yang masih dalam proses perbaikan jaringan ada di persimpangan Soekarno Hatta-Arifin Ahmad, Simpang Batrai Q Arhanudse-Kubang, Simpang KH Nasution – Pasir Putih/Pandau, Simpang pasar pagi Arengka, Simpang Riau – Pandjaitan, Parit Indah – Labersa, Jalan Durian – Soekarno Hatta, Imam Minandar – Kelapa Sawit.

“Saat ini Dishub sudah menerapkan sistem Inteligent Transport Sistem artinya sudah berada di atas area trafic control sistem,” tukasnya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Seksi Rekayasa dan Fasilitas Jalan, Dishub Kota Pekanbaru, Sarwono mengaku  tak tahu.berapa alokas dan sumberi anggaran. “Gak tau anggarannya. Kami terima, mereka(red-pusat) yang tau,” ujar Sarwono, Rabu, (22/1/2020).

Ia menyampaikan, CCTv dan pengeras suara yang sudah dipasang melalui BPTD Wilayah Riau dan Kepri. “Melalui BPTD diterima;” ujarnya.

Sementara, salah seorang pejabat BPTD yang biasanya menangani kegiatan tersebut, telepon selularnya tak aktif lagi.

Dari laman pelelangan LPSE, anggaran dari Kementerian Peehubungan RI tampak alokasi pagu anggaran senilai Rp2.4.miliar.lebih. Anggaran tersebut, berupa pengadaan lanjutan ACTS Kota Pekanbarum bersumber APBN 2019.

Penyebutan alokasi dan sumber anggaran perlu, supaya klaim anggaran bersumber dari APBD Pemko Pekanbaru atau APBN Pusat bisa diketahui masyarakat dan transparan. (Red)

CATEGORIES
TAGS