Home • Serambi Riau • Pekanbaru
Wisata Kuliner Bakar Jagung Terwujud, Kapolda: Program Gerakan Jaga Kampung Realita
×
×
Pekanbaru - Kapolda Riau Irjen Agung Setia Imam Effendi SH SIK MSI menggelar acara wisata kuliner bakar jagung dari hasil panen ketahanan pangan melalui program jaga Kampung Polda Riau, di purna MTQ Pekanbaru, Sabtu, (26/7/2020) malam.
Acara yang berlangsung dalam suasana santai juga dihadiri Gubernur Riau H Syamsuar, Wakil Gubernur Riau, Kapolda Riau, Wakajati Riau, Danrem 031/WB, Danlanud Roesmin Nurjadin, Danlanal Dumai serta pejabat utama lainnya. Forkopimda Kota Pekanbaru juga turut menghadiri bakar-bakar jagung bersama.
Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi mengatakan pertemuan ini semuanya menggerakkan dan menguatkan ekonomi Provinsi Riau melalui usaha-usaha kecil seperti kuliner jagung bakar yang telah digandeng dalam program jaga kampung wujud ketahanan pangan.
Dikatakan Kapolda, pihaknya bersama masyarakat ingin berpartisipasi dan berkontribusi dalam penguatan ekonomi ini. Gerakan jaga kampung ini bertujuan untuk menguatkan kampung terkait kecukupan kebutuhan pangan serta masyarakat sehat sejahtera. Gerakan ini juga di mobilisasi ditingkat Kabupaten/Kota, Kecamatan serta desa.
"Kemarin saya bersama pak gubernur, panen jagung di Pelalawan diiringi dengan hujan. Pertemuan malam ini, menjadi perhatian kita bersama tujuan memperkuat perekomian kita. Kita ingin berpartisipasi dan bisa memberi manfaat langsung kepada masyarakat atas dampak pandemi Covid-19," terang.
Herakan Jaga Kampung bukan hanya sekedar konsep tapi realita yang sudah kita jalankan,” jelas Agung lagi.
Irjen Agung mengisahkan, sekitar 80 hari yang lalu pihaknya dan pemerintah menanam bibit jagung dan benerapa komoditas lainnya di Pelalawan, dan hasinya telah memanen jagung bersama.
"Jagung ini untuk kita konsumsi dengan harapan petani dan pedagang ketemu langsung untuk meningkatkan ketahanan para petani kita. Artinya mereka benar-benar meningkatkan penguatannya. Dan kami harapkan kita semua terus melakukan ini untuk kontribusi kepada negara," jelasnya.
Kapolda pencetus aplikasi dashboard Lancang Kuning tersebut berharap melalui langkah ini, pedagang dan masyarakat berkontribusi dari hal-hal yang kecil dan akan didukung agar bisa berkembang dan membesar.
"Saya yakin bahwa di Riau sektor pertanian akan menjadi lebih kuat. Kita harapkan bersama pemulihan ekonomi bisa kita wujudkan agar bisa menjadi negara yang kuat," tukasnya.
Gubernur Riau Syamsuar dalam sambutannya menyebutkan pelaksanaan program yang digelar Polda Riau ini menunjukkan hasil nyata, yang bisa memotivasi masyarakat, petani serta pedagang di Riau.
"Kita harus berusaha maksimal dalam rangka meningkatkan belanja daerah tentunya untuk upaya pemulihan ekonomi kita. Pihak Pemda, Swasta serta masyarakat agar memanfaatkan momen baik ini untuk meningkatkan ekonomi di masa yang akan datang," kata mantan Bupati Siak ini.
Syamsuar berharap, dengan adanya program ini, tentunya akan berpengaruh terhadap usaha-usaha kecil yang ada di Riau ini.
"Kami menyampaikan apresiasi dan terimakaih kepada pak Kapolda Riau karena telah menambah semangat usah-usaha kecil dan mikro serta petani. Sebenarnya ini upaya kita dalam meyakinkan masyarakat ditengah pandemi Covid-19 ekonomi harus kita bangkitkan," katanya. (***/SC-01)
Wisata Kuliner Bakar Jagung, Kapolda Sebut Gerakan Jaga Kampung Realitas Program
Pekanbaru - Kapolda Riau Irjen Agung Setia Imam Effendi SH SIK MSI menggelar acara wisata kuliner bakar jagung dari hasil panen ketahanan pangan melalui program jaga Kampung Polda Riau, di purna MTQ Pekanbaru, Sabtu, (26/7/2020) malam.
Acara yang berlangsung dalam suasana santai juga dihadiri Gubernur Riau H Syamsuar, Wakil Gubernur Riau, Kapolda Riau, Wakajati Riau, Danrem 031/WB, Danlanud Roesmin Nurjadin, Danlanal Dumai serta pejabat utama lainnya. Forkopimda Kota Pekanbaru juga turut menghadiri bakar-bakar jagung bersama.
Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi mengatakan pertemuan ini semuanya menggerakkan dan menguatkan ekonomi Provinsi Riau melalui usaha-usaha kecil seperti kuliner jagung bakar yang telah digandeng dalam program jaga kampung wujud ketahanan pangan.
Dikatakan Kapolda, pihaknya bersama masyarakat ingin berpartisipasi dan berkontribusi dalam penguatan ekonomi ini. Gerakan jaga kampung ini bertujuan untuk menguatkan kampung terkait kecukupan kebutuhan pangan serta masyarakat sehat sejahtera. Gerakan ini juga di mobilisasi ditingkat Kabupaten/Kota, Kecamatan serta desa.
"Kemarin saya bersama pak gubernur, panen jagung di Pelalawan diiringi dengan hujan. Pertemuan malam ini, menjadi perhatian kita bersama tujuan memperkuat perekomian kita. Kita ingin berpartisipasi dan bisa memberi manfaat langsung kepada masyarakat atas dampak pandemi Covid-19," terang.
Herakan Jaga Kampung bukan hanya sekedar konsep tapi realita yang sudah kita jalankan,” jelas Agung lagi.
Irjen Agung mengisahkan, sekitar 80 hari yang lalu pihaknya dan pemerintah menanam bibit jagung dan benerapa komoditas lainnya di Pelalawan, dan hasinya telah memanen jagung bersama.
"Jagung ini untuk kita konsumsi dengan harapan petani dan pedagang ketemu langsung untuk meningkatkan ketahanan para petani kita. Artinya mereka benar-benar meningkatkan penguatannya. Dan kami harapkan kita semua terus melakukan ini untuk kontribusi kepada negara," jelasnya.
Kapolda pencetus aplikasi dashboard Lancang Kuning tersebut berharap melalui langkah ini, pedagang dan masyarakat berkontribusi dari hal-hal yang kecil dan akan didukung agar bisa berkembang dan membesar.
"Saya yakin bahwa di Riau sektor pertanian akan menjadi lebih kuat. Kita harapkan bersama pemulihan ekonomi bisa kita wujudkan agar bisa menjadi negara yang kuat," tukasnya.
Gubernur Riau Syamsuar dalam sambutannya menyebutkan pelaksanaan program yang digelar Polda Riau ini menunjukkan hasil nyata, yang bisa memotivasi masyarakat, petani serta pedagang di Riau.
"Kita harus berusaha maksimal dalam rangka meningkatkan belanja daerah tentunya untuk upaya pemulihan ekonomi kita. Pihak Pemda, Swasta serta masyarakat agar memanfaatkan momen baik ini untuk meningkatkan ekonomi di masa yang akan datang," kata mantan Bupati Siak ini.
Syamsuar berharap, dengan adanya program ini, tentunya akan berpengaruh terhadap usaha-usaha kecil yang ada di Riau ini.
"Kami menyampaikan apresiasi dan terimakaih kepada pak Kapolda Riau karena telah menambah semangat usah-usaha kecil dan mikro serta petani. Sebenarnya ini upaya kita dalam meyakinkan masyarakat ditengah pandemi Covid-19 ekonomi harus kita bangkitkan," katanya. (***/SC-01)
"Jagung ini untuk kita konsumsi dengan harapan petani dan pedagang ketemu langsung untuk meningkatkan ketahanan para petani kita. Artinya mereka benar-benar meningkatkan penguatannya. Dan kami harapkan kita semua terus melakukan ini untuk kontribusi kepada negara," jelasnya.
Kapolda pencetus aplikasi dashboard Lancang Kuning tersebut berharap melalui langkah ini, pedagang dan masyarakat berkontribusi dari hal-hal yang kecil dan akan didukung agar bisa berkembang dan membesar.
"Saya yakin bahwa di Riau sektor pertanian akan menjadi lebih kuat. Kita harapkan bersama pemulihan ekonomi bisa kita wujudkan agar bisa menjadi negara yang kuat," tukasnya.
Gubernur Riau Syamsuar dalam sambutannya menyebutkan pelaksanaan program yang digelar Polda Riau ini menunjukkan hasil nyata, yang bisa memotivasi masyarakat, petani serta pedagang di Riau.
"Kita harus berusaha maksimal dalam rangka meningkatkan belanja daerah tentunya untuk upaya pemulihan ekonomi kita. Pihak Pemda, Swasta serta masyarakat agar memanfaatkan momen baik ini untuk meningkatkan ekonomi di masa yang akan datang," kata mantan Bupati Siak ini.
Syamsuar berharap, dengan adanya program ini, tentunya akan berpengaruh terhadap usaha-usaha kecil yang ada di Riau ini.
"Kami menyampaikan apresiasi dan terimakaih kepada pak Kapolda Riau karena telah menambah semangat usah-usaha kecil dan mikro serta petani. Sebenarnya ini upaya kita dalam meyakinkan masyarakat ditengah pandemi Covid-19 ekonomi harus kita bangkitkan," katanya. (***/SC-01)
Wisata Kuliner Bakar Jagung, Kapolda Sebut Gerakan Jaga Kampung Realitas Program
Pekanbaru - Kapolda Riau Irjen Agung Setia Imam Effendi SH SIK MSI menggelar acara wisata kuliner bakar jagung dari hasil panen ketahanan pangan melalui program jaga Kampung Polda Riau, di purna MTQ Pekanbaru, Sabtu, (26/7/2020) malam.
Acara yang berlangsung dalam suasana santai juga dihadiri Gubernur Riau H Syamsuar, Wakil Gubernur Riau, Kapolda Riau, Wakajati Riau, Danrem 031/WB, Danlanud Roesmin Nurjadin, Danlanal Dumai serta pejabat utama lainnya. Forkopimda Kota Pekanbaru juga turut menghadiri bakar-bakar jagung bersama.
Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi mengatakan pertemuan ini semuanya menggerakkan dan menguatkan ekonomi Provinsi Riau melalui usaha-usaha kecil seperti kuliner jagung bakar yang telah digandeng dalam program jaga kampung wujud ketahanan pangan.
Dikatakan Kapolda, pihaknya bersama masyarakat ingin berpartisipasi dan berkontribusi dalam penguatan ekonomi ini. Gerakan jaga kampung ini bertujuan untuk menguatkan kampung terkait kecukupan kebutuhan pangan serta masyarakat sehat sejahtera. Gerakan ini juga di mobilisasi ditingkat Kabupaten/Kota, Kecamatan serta desa.
"Kemarin saya bersama pak gubernur, panen jagung di Pelalawan diiringi dengan hujan. Pertemuan malam ini, menjadi perhatian kita bersama tujuan memperkuat perekomian kita. Kita ingin berpartisipasi dan bisa memberi manfaat langsung kepada masyarakat atas dampak pandemi Covid-19," terang.
Herakan Jaga Kampung bukan hanya sekedar konsep tapi realita yang sudah kita jalankan,” jelas Agung lagi.
Irjen Agung mengisahkan, sekitar 80 hari yang lalu pihaknya dan pemerintah menanam bibit jagung dan benerapa komoditas lainnya di Pelalawan, dan hasinya telah memanen jagung bersama.
"Jagung ini untuk kita konsumsi dengan harapan petani dan pedagang ketemu langsung untuk meningkatkan ketahanan para petani kita. Artinya mereka benar-benar meningkatkan penguatannya. Dan kami harapkan kita semua terus melakukan ini untuk kontribusi kepada negara," jelasnya.
Kapolda pencetus aplikasi dashboard Lancang Kuning tersebut berharap melalui langkah ini, pedagang dan masyarakat berkontribusi dari hal-hal yang kecil dan akan didukung agar bisa berkembang dan membesar.
"Saya yakin bahwa di Riau sektor pertanian akan menjadi lebih kuat. Kita harapkan bersama pemulihan ekonomi bisa kita wujudkan agar bisa menjadi negara yang kuat," tukasnya.
Gubernur Riau Syamsuar dalam sambutannya menyebutkan pelaksanaan program yang digelar Polda Riau ini menunjukkan hasil nyata, yang bisa memotivasi masyarakat, petani serta pedagang di Riau.
"Kita harus berusaha maksimal dalam rangka meningkatkan belanja daerah tentunya untuk upaya pemulihan ekonomi kita. Pihak Pemda, Swasta serta masyarakat agar memanfaatkan momen baik ini untuk meningkatkan ekonomi di masa yang akan datang," kata mantan Bupati Siak ini.
Syamsuar berharap, dengan adanya program ini, tentunya akan berpengaruh terhadap usaha-usaha kecil yang ada di Riau ini.
"Kami menyampaikan apresiasi dan terimakaih kepada pak Kapolda Riau karena telah menambah semangat usah-usaha kecil dan mikro serta petani. Sebenarnya ini upaya kita dalam meyakinkan masyarakat ditengah pandemi Covid-19 ekonomi harus kita bangkitkan," katanya. (***/SC-01)

Komentar Via Facebook :