Home • News • Hukum
Aset Rp1 M Pemda Kampar Raib?, Dari Roda Dua, Laptop Hingga Mini Bus
Dok: Ist
Pekanbaru - Sebanyak 16 unit Peralatan dan Mesin Badan tidak diketahui keberadaanya alis 'hilang' di Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Kecamatan Kampa, Kecamatan Salo, Kecamatan Bangkinang Kota dan Kecamatan Kuok.
Aset yang tidak diketahui keberadaan dari hasil Pemeriksa Keungan (BPK) Perwakilan Provinsi Riau, nilainya sebesar Rp1.018.000.000. Temuan BPK itu, terkonfirmasi setelah hasil penelusuran dari pihak BPKAD Kampar bahwa peralatan dan mesin masing-masing tidak diketahui keberadaanya.
Temuan BPK Riau dituliskan berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK terhadap laporan Keuangan pemerintah Daerah secara khusus BPKAD Kampar tahun anggaran 2025, diterima secara resmi Media ini beberapa waktu lalu.
-
Perlu Dibaca :
Pekanbaru - Tim 9 penyidik Kejaksaan Agung menyerahkan tersangka Febrie Ardiansyah beserta buktinya (Tahap II) ke Jaksa penuntut umum (JPU)...
Adapun rincian aset yang disebut tak diketahui keberadaannya tersebar 16 SKPD yaitu;
1. Bapenda
- Station Wagon (2009) Rp165.000.000.
- SUV (2003) Rp135.000.000
- Mini Bus Rp140.000.000
- Sepeda Motor (2009) Rp5.800.000
- Sepeda Motor (1994) Rp5.860.000
- Sepeda Motor (2000) Rp9.000.000
- Sepeda Motor (2000) Rp11.134.000.
2. Kecamatan Kampa, ada 3 (tiga) laptop dengan total nilainya Rp38.400.000
3. Kecamatan Salo, ada mini bus (2013) berpenumpang 14 orang dengan nilai aset Rp130.000.000
-
Perlu Dibaca :
Jakarta - TNI mengerahkan sejumlah alutsista untuk mendukung operasi pencarian dan pertolongan (SAR) terhadap KM Virgo Transport 8 yang mengalami...
4. Kecamatan Bangkinang Kota, ada Note Book (2017) dan Sepeda Motor (1991) masing-masing nilai asetnya Rp13.994.000 dan Rp3.500.000.
5. Kecamatan Kuok ada 3 (tiga) Mini Bus ada mini bus (2013) berpenumpang 14 orang nilai asetnya bervariasi karena tahun berbeda dengan total nilai aset Rp360.000.000.
Sejauh ini, hingga berita ini diturunkan, awak Media ini masih berupaya memintai tanggapan pihak SKPD soal ketidaktauan keberadaan sejumlah aset tersebut. (R-01)




Komentar Via Facebook :