Home • Tapanuli Raya • Taput
Ephorus HKBP Prihatin Bencana Ekologis di Tapteng dan Sibolga, Kirim Bantuan dan Buka Dapur Umum
Dok: Ist
Pekanbaru - Ephorus HKBP dalam postingan akun pribadinya, menyampaikan sejak 2 hari dari 24-25 November 2025 telah terjadi bencana ekologis di Kota Sibolga dan Kabupaten Tapanuli Tengah berupa banjir dan longsor yang datang secara bersamaaan.
Bencana tersebut telah mengakibatkan adanya korban meninggal dunia, kerusakan-kerusakan rumah penduduk dan infranstruktur.
"Saudara-saudara kita yang terdampak telah mengalami berbagai penderitaan akibat kehilangan anggota keluarga, tempat tinggal dan harta benda lainnya," ujar Ephorus HKBP, Victor Tinambunan menyampaikan keprihatinannya dikutip dalam postingannnya, Rabu, (26/11/2025).
-
Perlu Dibaca :
Taput - Kaids Komunikasi dan Informasi (Kominfo) berinisial HH dan Kepala Sub Bagian Program berinisial HES Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara...
Surat yang ditujukan ke warga Jemaat dan Pelayan HKBP bernomor 171.8/L.08/XI/2025 itu, bahwa berdasarkan informasi Praeses HKBP Distrik IX Sibolga, Tapteng, Nias menyampaikan bahwa warga dan pelayan HKBP terdampak bencana alam tersebut.
"Empat orang warga jemaat HKBP Immanuel Rampah tertimbun tanah longsor, dan tiga unit rumah dinas HKBP tertimbun tanah longsor," ungkap Ephorus.
Selain itu, lanjut Ephorus, pelayan full timer dan warga jemaat HKBP mengungsi ke menara HKBP Pasir Bidang.
-
Perlu Dibaca :
Pekanbaru - Kepala Desa Sibongkare Sianju, Kecamatan Tarabintang, Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) berinisial MS tersangka dugaan...
"Gereja HKBP Sigotom terendam banjir," sebutnya.
Ephorus dalam suratnya menyebutkan, ratusan warga dan jemat HKBP Sibolga Julu mengungsi ke Sopo Godang dan gereja karena dikhawatirkan terjadi longsor dan banjir dan mengingat banyak jemaat tinggal di tepi sungai dan lereng bukit.
Informasi bencana alam lainnya yang diterima Ephorus HKBP adalah dari Praeses HKBP Tapsel dan Sumbar.
"Jemaat 97 KK HKBP Hutagodung, Ressort Batangtoru sudah diungsikan ke rumah dinas Pendeta Ressort dan Gereja HKBP Batangtoru," beber Victor.
"Dua orang jemaat meninggal dunia dan dapur umum dibuka," ungkapnya.
Menurut Victor, ini masih bagian kecil dari kondisi yang diketahui. Sebab, masih banyak yang membutuhkan pertolongan akibat bencana tersebut.
"Karena itu, marilah tidak hanya mendoakan, mari persiapkan hati dan tangan kita menopang penderitaan mereka sebagaimana rasul Paulus berkata Galatia 6:2, Bertolong-tolonganlah menanggung bebanmu! Demikianlah kamu memenuhi hukum Kristus," pesan Ephorus HKBP.
Untuk merespon dampak bencana ekologis itu, kata Ephorus, maka Kantor Pusat HKBP melalui Biro Caritas Emergency dan Departemen Diakonia memberangkatkan tim pelayanan ke lokasi bencana untuk memulai pelayanan darurat.
"Berupa penyediaan dapur umum, sembako, selimut, pampres anak-anak, sarung dan kebutuhan lainnya," papar Ephorus.
Untuk mengirimkan dana bantuan sukarela, dibuka rekening Kantor Pusat HKBP BRI Cabang Tarutung Nomor Rekening : 0099-01-000079-309, Bank Sumut Tarutung No: 320-01-04-000012-0, Bank Mandiri Tarutung No: 107-00-2499249-9, BNI Capem Tarutung No: 0061254193. (Ril/Red)




Komentar Via Facebook :