Home • Sumatera Utara • Nias Raya
Lagi, Warga Lansia Ditandu Akibat Jalan Rusak Parah di Dusun Martonabala Pakkat
Humbahas - Dusun V Martonabala, Desa Manalu Kecamata Pakkat Kabupaten Humbang Hasundutan kembali disorot akibat jalannya rusak parah dan nyaris tak bisa dilintasi. Sehingga, kejadian kembali terulang seperti berita viral di Dusun Nambadia, Kecamatan Parlilitan ibu yang akan melahirkan digotong atau ditandu melintasi jalan rusak parah dan terjal viral beberapa waktu lalu.
Kali ini, warga lansia dalam kondisi sakit, belakangan diketahui Tiurma Situmorang (83) kembai ditandu untuk berobat karena harus melintasi rusak dan terjalnya jalan dan nyaris tak bisa dilintasi.
Video viral itu, kembali membutuhkan perhatian serius kepada Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutam (Humbahas). Pantauan wartawan di lapangan ternasuk wartawan satelit.co, menyaksikan langsung akses jalan menuju Dusun V Martonabala Desa Manalu yang sangat rusak. Bahkan beberapa kali awak media harus jatuh bangun melintasi jalan yang berlumpur dan berlubang.
-
Perlu Dibaca :
Doloksanggul - Penolakan persetujuan pembelian mobil dinas (mobdis) Kepala Daerah (Kada) yaitu Bupati dan Wakil Bupati Humbahas diduga berbiaya Rp2.6...
Video warga lansia yang ditandu diunggah kanal Hendry Lb.Gaol yang ditayangkan Global TV tersebut, tampak warga melintasi jalan melintasi jalan rusak parak dan terjal tersebut.
Adalah Kepala Dusun V Martonabala, Tambang Manalu didampingi beberapa warga menerangkan kepada wartawan Satelit.Co dikediamannya, Jum'at (20/8/2021) membenarkan warganya yang ditandu dalam video kembali viral tersebut.
Menurut Tambang Manalu, warga lansia terpaksa ditandu ke praktek Bidan Desa di Dusun V Martonabala karena akses jalan di Dusun rusak parah dan medan yang terjal.
-
Perlu Dibaca :
HUMBAHAS - Upacara penurunan Bendera Merah Putih Hari Kemerdekaan RI ke-76 di Kecamatan Onan Ganjang Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas),...
"Kami terpaksa menandu Oppung (Nenek-red) itu untuk dibawa berobat ke Doloksanggul pada waktu itu, Kamis (12/8/2021) lalu.
"Bidan pun tidak ada di Dusun kami ini, terlebih jalan yang kami lalui pada saat hujan turun sangat licin, sehingga tidak memungkinkan untuk menggunakan kreta (sepeda motor)", Manalu menambahkan.
Hal senada juga diungkapkan Pj Desa Manalu Mangiring Manalu menyampaikan, bahwa Poskesdes sudah ada di Dusun Martonabala, namun hingga saat ini petugas medis masih kosong.
"Keluhan ini sudah beberapa kali saya sampaikan ketika ada pertemuan lintas sektoral di UPT Puskesmas Pakkat. Namun, keluhan tersebut belum terealisasi", ucap Mangiring.
Mangiring menambahkan, jumlah masyarakat di Dusun V Martonabala sebanyak 46 kepala keluarga itu, perekonomian masyarakat hanya hidup dari pertanian dan perkebunan.
Terpisah, anak dari Tiurma Situmorang, Kapten Saur Marulitua Manalu saat dihubungi via telepon selularnya wartawan berharap ada perhatian Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan dalam percepatan pembangunan di Dusun Martonabala.
"Sehingga kedepannya masyarakat Desa Manalu, khususnya Dusun V Martonabala asal tempat kelahirannta itu, bisa mendambahakn infranstruktur yang layak dilintasi dan masyarakat senang dan makin sejahtera," ujar Saur Marulitua
Dalam unggahan di fanpage Facebook Pemkab Humbahas, menyebutkan bahwa pembangunan telah di lakukan secara bertahap yaitu dengan pengaspalan jalan pada tahun 2016 sepanjang 400 meter, pada tahun 2018 pembangunan rabat beton sepanjang 500 meter, pembangunan jembatan 1 unit, dan rabat beton sepanjang 150 meter.
Pada tahun 2020 dan 2021 tidak ada pembangunan lanjutan di Dusun Martonabala dikarenakan adanya pandemi Covid-19 sehingga terjadi refocussing dan realokasi anggaran infrastruktur untuk penanganan pandemi Covid-19 dan bantuan sosial bagi masyarakat terdampak Covid-19.
Pada rancangan anggaran tahun 2022 telah dianggarkan kembali yaitu pembangunan rabat beton sepanjang 250 meter dan sudah masuk dalam KUA /PPAS APBD Humbahas Tahun 2022.
Mengingat APBD Kabupaten Humbang Hasundutan yang terbatas ditambah lagi situasi pandemi Covid-19, pembangunan jalan ke Dusun Martonabala, Desa Manalu belum tuntas, sehingga kami mengharapkan masyarakat bersabar dan semoga pandemi Covid-19 segera berakhir sehingga dana pembangunan infrastruktur terutama jalan dapat lebih maksimal kedepan. (Jhon Siregar/SC-01).




Komentar Via Facebook :