Home Serambi Riau Pekanbaru

Saksi Terdakwa Annas Maamun

Riki Hariansyah, Solihin Dahlan dan Gumpita Akui Terima Uang

Lihat Foto
×
(Ki-ka) Riki Hariansyah, Gumpita dan Solihin Dahlan. (Dok: SC)
Riki Hariansyah, Solihin Dahlan dan Gumpita Akui Terima Uang

(Ki-ka) Riki Hariansyah, Gumpita dan Solihin Dahlan. (Dok: SC)

Pekanbaru - Sebanyak 3 (tiga) mantan anggota DPRD Riau periode 2009-2014 mengakui terima saat dihadirkan saksi di sidang terdakwa Annas Maamun. Ketiga saksi mantan anggota DPRD Riau yaitu, Riki Hariansyah, Solihin Dahlan dan Gumpita. Namun, saksi Gumpita berkelit uang yang diterimanya, bukan terkait pengesahan RAPBD-P 2014 dan RAPBD 2015, melainkan uang terkait pembentukan Provinsi Riau Pesisir.

Tiga eks legislator dari 4 (sempat) saksi terdakwa Annas Maamun dihadirkan di sidang tipikor dugaan suap pengeesahan RAPBD-P 2014 dan RAPBD 2015 digelar di Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru, Rabu, (29/6/2022).

Selain itu, Riki Riansyah menerangkan ada list daftar penerima 21 (dua puluh satu) yang dicatat akan dibagikan ke anggota APBD Riau yang diterima Ahmad Kirjuhari dari Annas Maamun sebesar Rp900 juta. Sementara, pada persidangan sebelumnya terungkap uang yang terkumpul sebanyak Rp1.010 miliar.

"Saya terima uang dari Akhmad Kirjuhari sebanyak Rp50 juta. Saya sudah kembalikan Rp60 juta. Karena Rp10 juta tidak saya serahkan ke Illyas Labay Rp10 juta. Saya terima 8 Oktober 2014. Saya kembalikan 15 Oktober 2014," ujar Riki Hariansyah.

Anak Mantan Bupati Siak Arwin AS itu, juga menerangkan terkait pengesahan RAPBD-P 2014 dan RAPBD 2015, tidak seluruhanya melalui tahapan. Sebab, pengesahan RAPBD 2014, hanya berproses kurang lebih satu minggu.

'Idealnya, proses pengesahan RAPBD memakan waktu 2 sampai tiga bulan," kata Riki menjawab pertanyaan Hakim Dahlan soal idealnya proses pembahasan RAPBD.

Pun, Gumpita mengakui bahwa dirinya menerima uang dari Riki Hariansyah sebanyak Rp10 juta. "Benar. Uang Rp10 juta saya terima. Tapi bukan terkait pengesahan APBD Riau," ujar Gumpita.

Jaksa mencecar Gumpita perihal uang yang diterimanya tdak terkait pengesahan APBD Riau. "Tadi saksi Riki Hariansyah menyampaikan bahwa pembahasan pembentukan Provnsi Riau Pesisir baru awal dibahas. Berarti belum ada apa-apa. Koq bisa saksi bilang Rp10 juta itu untuk pembahasan pembentukan Provinsi Riau Pesisir. Tau kah dari mana sumber uang tersebut," tanya Jaksa Yoga Pratomo ke Gumpita.

Usai Jaksa KPK, giliran Hakim mencerca Gumpita soal tidak mengaku terima uang Rp10 juta. "Apakah Anda, ikut rapat paripurna pengesahan APBD tersebut," ujar Hakim anggota.

Gumpita bersikukuh uang tersebut terkait pembentukan Riau Pesisi. "Itu jadi catatan kami nanti," kata Hakim.

Saksi legislator lainnya, Solihin Dahlan tak hanya mengakui uang yang diterima Rp30 juta. Juga mengakui mobil dinas ia gunakan rusak.  "Saya terima Rp30 juta," ujar Solihin.

Solihin sempat menanyakan uang yang diserahkan Riki Hariansyah tersebut. "Uang pengesahan APBD," ujar Solihin Dahlan mengutip jawaban Riki. (Up)

 

 


Komentar Via Facebook :